Periksa 8 Tempat Kos, Tak Ada yang Lengkapi Izin

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Polsek Kediri Kota dan Satpol PP Kota Kediri melaksanakan operasi dan razia gabungan di wilayah Kelurahan Rejomulyo, Kecamatan/Kota Kediri, Kamis (13/2) siang. Dari delapan tempat kos yang diperiksa, tak satupun yang berizin.

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum (Trantibum) Satpol PP Kota Kediri, Nur Khamid menjelaskan, operasi dan razia gabungan ini dilaksanakan dalam rangka penyelenggaraan trantibum di lingkungan warga, terutama pada tempat kos. Pasalnya, selain rawan disalahgunakan oleh pengelola maupun penghuni kos, seharusnya juga banyak yang belum berizin.

Jumlah kamar di masing-masing tempat kos ini beragam, mulai menyediakan 3 kamar kos sampai 13 kamar. “Meskipun hanya 3 kamar, seharusnya tetap melengkapi izin. Misalnya, izin usaha, izin mendirikan bangunan (IMB), HO, maupun registrasi penghuni kos,” jelasnya.

Selain itu, pemilik atau pengelola kos, ternyata hampir semua tidak memiliki Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Bahkan, untuk tempat kos yang memiliki jumlah kamar lebih dari 10 kamar, juga tidak melengkapi pajak retribusi. Karena, jumlah kos lebih dari 10 kamar, juga dikenakan pajak seperti hotel.

Menurut Nur Khamid, operasi dan razia yang dilaksanakan ini tidak hanya bertujuan menjaga trantibum, tapi juga mengingatkan pemilik kos untuk tertib administrasi, baik izin maupun pajak. “Kalau taat pajak, pendapat asli daerah (PAD) juga meningkat. Pajak yang masuk ke daerah, nanti juga dialokasikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Nur Khamid mengatakan, Satpol PP akan melakukan koordinasi dengan pihak terkait termasuk kepolisian untuk melakukan pemeriksaan dan razia. Terlebih lagi, mendekati peringatan Hari Valentine. Dikhawatirkan, penghuni kos menyalahgunakan tempat kos untuk melakukan tindakan tak senonoh yang mengarah ke rindak asusila.(Adv)

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu
Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date