Peresmian Rusun Santri, Bupati Beri Perhatian Lulusan Ponpes

Share this :

Nganjuk, koranmemo.comSalah satu program Kementrian PUPR yaitu pembangunan rusun santri yang bertempat di Ponpes Mellenium Alfina, Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk. Proyek yang sudah berjalan sejak tahun lalu akhirnya selesai dan diresmikan oleh Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat, Senin (14/7).

Bupati Novi mengungkapkan pentingnya meningkatkan kualitas lulusan pesantren. Dengan pembangunan rusun santri, ponpes yang berlatar belakang LDII ini berharap lembaga Pondok Pesantren dapat memiliki fasilitas yang layak sebagai perhatian serius pada pendidikan pesantren, di antaranya kelayakan fasilitas demi kelancaran dalam proses menimba ilmu. Sehingga, lulusan dapat siap diterjunkan pada masyarakat.Bupati Novi juga menyampaikan komitmen pembangunan infrastruktur dan kualitas Sumber Daya Manusia. Dari sisi pendidikan pesantren, ia mengimbau agar pendidik memperhatikan aspek gizi dan kebersihan lingkungan dan menekankan pentingnya pemberian wawasan kebangsaan, agar lulusan yang akan terjun di masyarakat memiliki jiwa nasionalisme dan patriotisme.

“Tolong para pengurus jangan hanya bisa membuat pisaunya, pengurus ustadz dan ustadzah adalah pande besi. Jangan sampai hanya bisa membuat pisau yang tajam namun lupa membuat gagangnya, jadikan gagang sebagai pegangan utamanya,” paparnya.

Kabupaten Nganjuk sebagai salah satu dari empat Kabupaten di Jawa Timur yang menerima dana hibah pembangunan rusun santri. Selain Ponpes Mellenium Alfina, proyek yang sama juga dilaksanakan di Ponpes Mojosari dan Ponpes Keludan.

Proyek yang dimulai sejak Agustus sampai dengan November 2018 akan ditempati santriwati. Fasilitas yang disediakan bertujuan memberikan kenyamanan pada peserta didik, meliputi CCTV, kamar tidur, kamar mandi, tempat cuci pakaian dan tempat penjemuran.

“Meskipun betah tapi jangan lama-lama, saya targetkan 1 tahun lulus njenengan membina PC PAC dan masjid-masjid agar bisa membina warga LDII di sana. Jadi mohon maaf pak bupati lulusan kita tidak ada yang menganggur,” canda pengurus yayasan dalam sambutan. (adv/humas pemkab)

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu