Perempuan Setengah Telanjang Ditemukan Tergeletak di Belakang Minimarket

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno, dikejutkan dengan ditemukannya perempuan dengan gangguan jiwa dalam kondisi setengah telanjang di belakang minimarket desa setempat, Sabtu (16/5) sekitar pukul 23.30 WIB. Sayangnya, Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) itu akhirnya meninggal dunia saat dilarikan ke RSUD Jombang.

Hendi (38), salah satu warga setempat menuturkan, semula warga mendengar suara teriakan seorang perempuan dari belakang gudang minimarket tersebut. Lantaran penasaran, sejumlah warga melakukan penelusuran guna mencari sumber suara.

Tidak berselang lama, warga akhirnya menemukan sosok perempuan dengan kondisi setengah telanjang di semak-semak di belakang minimarket.

Baca juga – Tangkap Pria Diduga Pelaku Pemerkosa Perempuan ODGJ

“Saat ditemukan belum meninggal. Dia (korban, red) diam saja, sudah tidak pakai pakaian. Ada luka di mulut dan belakang kepala,” ungkap Hendi saat diwawancarai di lokasi kejadian, Minggu (17/6) pagi.

Kapolsek Mojowarno, AKP Yogas membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari penelusuran, identitas korban belakangan diketahui berinisial SR (35), warga Desa Mojowangi, Kecamatan Mojowarno. Korban juga disebut-sebut sebagai ODGJ.

“Korban nyaris bugil, dengan kondisi kaos yang sudah tersingkap ke atas, dan tubuh bagian bawah sudah tidak mengenakan celana. Korban ditemukan di belakang gudang Alfamart,” ujarnya.

Yogas menambahkan, terdapat sejumlah luka yang ditemukan pada tubuh korban. Yakni luka lebam di bagian mulut dan di pelipis pipi korban, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Jombang. Namun, korban akhirnya meninggal saat sudah di rumah sakit.

“Mulutnya seperti bekas pukulan. Ada luka lebam di mulut dan pipi pelipis,” katanya.

Dengan kondisi korban ditemukan nyaris bugil dan ada beberapa luka, Yogas menduga janda dua anak itu menjadi korban pemerkosaan dan penganiayaan. Saat ini polisi sudah meminta keterangan 6 orang saksi.

“Ini indikasinya pemerkosaan disertai kekerasan hingga korban meninggal,” pungkasnya.

Reporter : Taufiqur Rachman / Agung Pamungkas

Editor : Della Cahaya