Perempuan Ini Nekat Gelapkan Kamera Milik 2 Rental

Jombang, koranmemo.com – Reista Frigi Andani (26), ditangkap aparat Polsek Jombang Kota, Selasa (13/11). Ini karena warga RT 03/ RW 08 Dusun Mangu Desa Gadingmangu Kecamatan Perak ini sebelumnya dilaporkan telah menggelapkan kamera milik rental atau persewaan yang ada di kota setempat.

Tak tanggung-tanggung, ia telah menggelapkan 2 unit kamera milik 2 rental yang berbeda dengan nilai kerugian mencapai jutaan rupiah.

“Meski sempat tidak berada di rumah, pelaku akhirnya dapat kami tangkap. Selain itu kami juga mengamankan barang bukti kamera yang ia gelapkan,” kata Kapolsek Jombang Kota AKP Suparno kepada Koran Memo, Kamis (15/11).

Dijelaskan, penangkapan terhadap pelaku bermula dari adanya laporan dari Edy Musyadad (39), warga Perum Grand Candi Village Desa Candimulyo Kecamatan Jombang Kota ke polisi.

Korban saat itu didatangi pelaku yang hendak menyewa kamera merek Canon 1100 D, Minggu 29 Juli 2018 lalu. Setelah melakukan perbincangan, disepakati jika nilai sewa kamera sebesar Rp 60 ribu per hari. Sedangkan pelaku akan menyewa selama 3 hari.

“Pelaku juga menyerahkan sejumlah persyaratan seperti KTP atas nama terlapor. Hanya saja sampai jatuh tempo kamera tidak juga dikembalikan sehingga korban yang merasa ditipu, melaporkan kasus ini ke kami. Taksiran kerugian kasus ini sekitar Rp 4.5 juta,” beber Suparno.

Ternyata, lanjut Suparno, laporan penipuan tidak hanya menimpa Edy Musyadad saja. Pemilik rental kamera lainnya bernama Wike Pungky Agus Pratama (30), warga Jl Dahlia 2/3 Kelurahan Mojongapit Kecamatan Jombang Kota mengalami hal serupa.

Dari persewaan kamera milik Wike, Reista membawa kamera jenis Canon EOS M3. Dalam aksinya, pelaku menjaminkan fotocopy KK (kartu keluarga) miliknya sehingga korban percaya.

“Alasan pelaku akan menyewa kamera selama 1 minggu terhitung sejak 3 Juli 2018 sampai 10 Juli, dengan harga kesepakatan sewa Rp 100 ribu perhari. Namun ya seperti yang kasus sebelumnya. Setelah jatuh tempo kamera tidak dikembalikan. Kerugiannya sekitar Rp 7 juta,” urai Suparno.

Atas laporan kedua korban, Unit Reskrim Polsek Jombang Kota turun tangan melakukan penyelidikan. Meski sempat meninggalkan rumah, pelaku akhirnya dapat dibekuk Selasa (13/11) siang.

“Meski seorang diri, pelaku merupakan spesialis. Dia kami jerat Pasal 378 subs Pasal 372 KUHP tentang penipuan dan penggelapan,” pungkas Suparno

Reporter:  Agung Pamungkas

Editor: Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date