Perdana Menteri Inggris Dirawat di ICU

London, koranmemo.com – Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson sedang menjalani perawatan di intensive care unit (ICU) untuk berjaga-jaga jika kondisinya semakin memburuk. Selasa (7/4) dini hari, Johnson dipindahkan ke ICU setelah dibawa ke rumah sakit St Thomas di London tengah pada hari sebelumnya.

Sebelumnya, Johnson telah dinyatakan terinfeksi virus Covid-19 sejak 26 Maret lalu dan melakukan karantina mandiri sambil tetap menjalankan tugasnya sebagai perdana menteri. Selama masa karantina mandirinya, dia mengalami demam yang cukup tinggi dan telah bertahan setidaknya selama 10 hari.

“Boris Johnson saat ini masih dalam kondisi sadar dan pemindahannya ke ICU dilakukan sebagai tindakan pencegahan jika sewaktu-waktu dia membutuhkan ventilator. Johnson juga telah meminta Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab untuk menggantikan tugasnya sementara waktu,” ujar pemerintah Inggris, dikutip dari Reuters.

Menanggapi penunjukan dirinya sebagai pengganti Johnson sementara waktu, Raab mengatakan, Johnson saat ini sedang ditangani oleh petugas yang professional dan pemerintahan akan tetap berjalan. “Fokus pemerintah adalah melanjutkan dan memastikan rencananya dalam menangani pandemi corona. Rencana tersebut akan kami prioritaskan,” tambahnya.

Dukungan terhadap kesembuhan Johnson datang dari dalam maupun luar Inggris, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump juga turut serta memeberikan dukungannya. Trump juga telah meminta dua perusahaan farmasi yang sedang mengembangkan obat untuk virus Covid-19 bekerja sama dengan Pemerintah Inggris untuk memberikan pelayanannya.

“Kami telah menghubungi dokter yang merawat Johnson dan kami akan menunggu apa yang akan terjadi. Tapi mereka telah siap untuk membantu,” ujar Trump.

Kasus corona di Inggris sejauh ini termasuk salah satu yang terbesar di Eropa dan dunia. Senin (6/4), Kementerian Kesehatan Inggris mengatakan, jumlah kematian akibat kasus corona di Inggris telah mencapai 5.373 kematian.

Kasus corona juga telah menjangkiti sejumlah pejabat tinggi Inggris, seperti Menteri Kesehatan Inggris dan Kepala Penasehat Medis, Chris Whitty. Pendamping Johnson, Carrie Symonds yang tengah hamil, saat ini juga tengah mengalami gejala kasus corona, meski telah menyatakan kondisinya telah membaik.

Reporter: Ahmad Bayu Giandika

Editor: Della Cahaya