Perbaikan Jalan Kota Sering Timbulkan Kemacetan

Target Tuntas Akhir Oktober

Kediri, koranmemo.com – Sejumlah ruas jalan di Kota Kediri diperbaiki sejak awal September ini. Tak hanya jalan-jalan protokol, jalan-jalan di kelurahan pun juga turut diperbaiki. Akibat dari adanya perbaikan aspal yang seringkali diadakan dari siang hingga malam, kemacetan pun beberapa kali tidak dapat dihindari, terutama saat jam masuk dan pulang sekolah atau kerja.

Salah satunya adalah Siti Asiyah, seorang karyawan yang bekerja di kantor barat sungai, sementara anaknya bersekolah di Ngronggo. Tiap siang, dia harus menjemput anaknya dulu sebelum kembali ke tempatnya bekerja. Namun karena sempat ada perbaikan aspal di sepanjang Jl Pahlawan Kusuma Bangsa hingga Jl Brawijaya, jalanan menjadi macet, dan dia pun terlambat kembali ke kantor.   “Meskipun paling lama hanya sehari, tapi jalan-jalan yang diperbaiki itu pasti jalan-jalan ramai. Teman-teman saya banyak yang juga mengeluhkan hal yang sama. Sampai kapan perbaikan jalan di Kota Kediri ini,” ujar Siti.

Tanggapan lainnya juga datang dari Margono, warga Kelurahan Banjaran. Minggu kedua September, jalan di kelurahannya juga diaspal ulang, sehingga menimbulkan kemacetan yang cukup panjang. “Bukannya saya tidak suka jalan di kelurahan saya diaspal ulang. Tapi yang saya ingin tahu itu, untuk apa diaspal ulang? Toh jalannya masih bagus,” tuturnya.

Sunyata, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Kediri mengungkapkan, perbaikan jalan ini sudah dianggarkan di DAK (Dana Alokasi Khusus) sejak awal tahun 2016 sebesar Rp 9,27 miliar. Total jalan yang akan diperbaiki adalah sekitar 7.744 meter atau 7,7 kilometer. “Sedangkan target penyelesaiannya adalah akhir Oktober nanti. Tidak sampai akhir tahun kami optimis dana terserap dan pengerjaan aspal selesai,” ungkap Sunyata.

Untuk tahun ini, perbaikan jalan memang hanya difokuskan pada pengaspalan ulang atau overlay saja. “Kalau mau diperlebar kan sudah tidak mungkin. Jadi tahun ini kami fokuskan untuk perawatan jalan saja. Tentu saja sebelumnya sudah kami survey apakah jalan ini harus di-overlay atau tidak. Dan ternyata memang ada jalan-jalan yang harus di-overlay,” jelas Sunyata.

Sunyata juga mengungkapkan, perawatan infrastruktur jalan di Kota Kediri mutlak dilaksanakan guna memperlancar akses transportasi darat antar daerah di Kota Kediri. Jika akses transportasi darat eberjalan lancar, maka roda perekonomian masyarakat akan berjalan lancar. “Sekarang mungkin terasa menyebalkan ketika terjebak kemacetan akibat perbaikan jalan. Tapi kalau tidak ada perawatan rutin seperti ini, nanti kalau sudah rusak justru biaya yang dikeluarkan untuk memberbaiki semakin besar. Lebih daripada itu, kalau infrastruktur baik maka investor pun juga bisa tertarik untuk menanamkan investasinya di kota ini,” ujarnya. (ela)

 

Follow Untuk Berita Up to Date