Penyakit Kanker menjadi Penyebab Utama Kematian di Dunia?

Share this :

Amerika, Koranmemo.com- Menurut studi terbaru, penyakit kanker sekarang telah menggantikan posisi penyakit jantung sebagai penyebab utama kematian diantara orang dewasa dan paruh baya di beberapa negara.

Studi yang dipublikasikan pada jurnal The Lancet pada Selasa (3/9) menemukan bahwa kematian yang disebabkan oleh kanker menjadi lebih umum terjadi dibandingkan dengan penyakit jantung di negara maju maupun negara berkembang.
Negara-negara tersebut meliputi Swedia, Canada, Cili, Argentina, Polandia dan Turki.

Penelitian ini dilakukan pada 162,534 orang dewasa di lima benua dengan data yang diambil dari lembaga PURE ( institut penelitian populasi kesehatan). Studi ini dilakukan pada tahun 2005 hingga 2016. Peneliti kemudian mengelompokkan negara asal dari sampel penelitian tersebut menjadi tiga kategori, yaitu negara berpendapatan rendah, berpendapatan sedang dan tinggi.

Setelah di analisis, ditemukan bahwa penyakit jantung secara umum menjadi penyebab utama kematian orang dewasa. Peneliti juga menemukan bahwa penyakit ini umum terjadi di kategori negara berpendapatan rendah dan sedang dari pada di negara berpendapatan tinggi. Sedangkan di negara berpendapatan tinggi ditemukan penyebab kematian tertinggi diakibatkan oleh penyakit kanker.

Dilansir dari CNN bahwa kematian akibat penyakit jantung di negara berpendapatan rendah tiga kali lebih tinggi dari pada penyakit kanker. Sedangkan di negara berpendapatan rendah, kematian akibat penyakit kanker dua kali lebih tinggi dari pada penyakit jantung.

Pada peneliti yang sama dengan studi terpisah yang diterbitkan oleh jurnal The Lancet, menemukan bahwa sebagian besar kasus kematian akibat penyakit jantung di dunia dapat dicegah dan terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penyakit tersebut terjadi.

Faktor yang paling penting adalah: tekanan darah tinggi, lemak dan penggunaan tembakau. Hal yang paling mengejutkan adalah faktor pendidikan rendah, lemahnya tubuh dan polusi dapat menjadi faktor penyebab penyakit jantung muncul.
Namun, penelitian tersebut masih memiliki beberapa keterbatasan. Diantaranya peneliti hanya menganalisis lima benua dan belum mencakupkan seluruh negara di dunia.

Penerjemah: Chantika Rahmi

Editor Achmad Saichu