Penumpang KA Capai Ribuan, Ada 515 Calon Penumpang Ditolak

Share this :

Kediri, koranmemo.com — PT KAI (Persero) menyesuaikan syarat naik Kereta Api (KA) Jarak Jauh dengan terbitnya SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020 tentang kriteria dan persyaratan perjalanan orang dalam masa adaptasi new normal atau kelaziman baru menuju masyarakat produktif dan aman Covid-19.

Manager Humas Daop 7 Madiun, Irfan Hendriwintoko menjelaskan, penumpang yang akan naik KA Jarak Jauh tetap diharuskan menunjukkan surat bebas Covid-19 yang masih berlaku pada saat boarding. Namun, sesuai SE Nomor 9 Tahun 2020, masa berlaku hasil PCR dan Rapid Test saat ini diperpanjang menjadi 14 hari.

“Dengan aturan baru tersebut, penumpang yang akan melakukan perjalanan dalam rentang waktu yang singkat, tidak perlu melakukan tes ulang selama hasilnya masih berlaku,” jelasnya, Senin (29/6).

Secara umum, KAI mengharuskan seluruh penumpang kereta api dalam kondisi sehat, memiliki suhu tubuh tidak lebih dari 37,3 derajat celcius, serta memakai pakaian lengan panjang atau jaket saat berada di area stasiun dan di dalam kereta api.

Selain itu, setiap individu yang melaksanakan perjalanan tetap wajib menerapkan dan mematuhi protokol kesehatan yaitu memakai masker, jaga jarak, sering mencuci tangan, serta menginstall aplikasi peduli lindungi di telepon genggam (HP) masing-masing.

“Khusus penumpang yang akan bepergian dari dan menuju Provinsi DKI Jakarta, diharuskan memiliki Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) DKI Jakarta,” katanya.

Sejak mulai beroperasinya kembali KA jarak menengah dan jauh pada 12 Juni hingga 28 Juni kemarin, Daop 7 Madiun telah melayani 2.987 penumpang. Sedangkan penumpang KA lokal yang dilayani pada periode yang sama sebanyak 15.165 orang.

Ixfan mengatakan, selain itu, terdapat 515 calon penumpang yang ditolak berangkat karena persyaratan tidak lengkap. “Untuk calon penumpang yang gagal berangkat, uang tiket kita kembalikan 100 persen sesuai harga tiket, diluar bea pemesanan. KAI berkomitmen menyediakan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan seluruh penumpang sehat sampai tujuan,” imbuhnya.

Selain angkutan penumpang, kata Irfan, KAI juga tetap berkomitmen melayani angkutan barang untuk masyarakat pada masa pandemi Covid-19 mulai dari angkutan bahan pangan, e-commerce, motor, dan lainnya melalui layanan Rail Express.

Reporter : Okpriabdhu Mahtinu

Editor : Della Cahaya