Pengurus PSSI Kabupaten Sidoarjo Periode 2018-2022 Dilantik 

Sidoarjo, koranmemo.com – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Kabupaten Sidoarjo  masa bakti tahun 2018-2022, Minggu (19/08/2018) malam dilantik dan dikukuhkan, di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo. Acara ini dihadiri sebanyak 61 orang dari pengurus dan anggota PSSI Kabupaten Sidoarjo.

Acara yang dimulai sekitar pukul 20.30 wib itu, turut serta mengundang perwakilan dari 28 klub yang ada di Sidoarjo, sebanyak 10 perwakilan Sekolah Sepak Bola (SSB), 9 orang dari Komite Eksekutif PSSI, KONI Sidoarjo dan 10 tamu undangan kehormatan dari Forkopimda.Prosesi pengukuhan dan pelantikan pengurus assosiasi PSSI Kab. Sidoarjo diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya kemudian diteruskan dengan menyanyikan lagu Mars PSSI.

Acara yang berjalan khidmat ini juga dilakukan pembacaan surat keputusan Personalia Assosiasi PSSI Kabupaten Sidoarjo masa bakti tahun 2018-2022.

Bupati Sidoarjo, Saiful Illah menyaksikan secara langsung pelantikan pengurus dengan didampingi Sekda Sidoarjo, Achmad Zaini dan Ketua KONI, M. Frangki Efendi.

Dalam sambutannya, Bupati Sidoarjo mengajak untuk selalu mendukung olahragawan dan olahragawati yang ada di kabupaten Sidoarjo.

“Tidak hanya sepak bola, semua olah raga khususnya di Sidoarjo harus lebih berkembang lagi. Assosiasi PSSI Kabupaten Sidoarjo makin sukses dan Go Internasional,” papar Bupati dua periode ini.

Ketua Assosiasi PSSI Provinsi Jawa Timur, Ahmad Riyadh mengatakan, tidak ada lagi alasan khususnya bagi olah raga sepak bola di Sidoarjo tertinggal. Pihaknya juga menyebut Kabupaten Sidoarjo sudah terbukti menjadi tuan rumah even Sepak Bola Internasional yakni Piala AFF U-19 dan Piala AFF U-19 yang berjalan lancar dan kondusif.

“Diubah, bagaimana Sidoarjo harus bisa mewarnai sepak bola Nasional. Caranya, timbulkan bibit-bibit pesepak bola dari Sidoarjo. Sehingga Sidoarjo bisa menyumbang pemain bagi bangsa Indonesia,” urainya.

Sementara itu, Ketua Assosiasi PSSI Kabupaten Sidoarjo, H. Muhammad Mahfud menjelaskan, dikukuhkannya pengurus dan anggota hari ini otomatis semuanya mulai bekerja.

Dikatakan, sejumlah program yang sudah ada akan dijalankan, yakni kompetisi liga remaja U-17. “Kami akan melanjutkan semua program yang sudah ada,” ujarnya.

Kemudian, lanjutnya, yang kedua adalah kompetisi liga 3, dimana Persida Sidoarjo ada dalam kompetisi tersebut. “Meski saat ini hasilnya kurang memuasakan. Namun, Persida banyak pemain muda yang bertalenta. Maka, mereka akan kami persiapkan untuk menghadapi pekan olahraga antar Provinsi pada tahun 2019 besok,” terangnya.

Berikutnya adalah kompetisi internal. Pihaknya mengaku akan menggelar kompetisi tersebut pada bulan September hingga  bulan November 2108.

“Nantinya akan diikuti sebanyak 30 klub. Rinciannya, 10 klub bertanding di divisi utama, 10 klub di divisi 1 dan 10 klub di divisi 2,” terangnya.

Lebih jauh Mahfud menjelaskan, fokus pembinaan terhadap pemain muda akan terus digenjot. Ia menilai banyak pemain muda bertalenta di bawah usia 21 tahun di Sidoarjo. “Alasannya, untuk menciptakan pemain yang handal dari Sidoarjo,” cetusnya.

Dari 18 Kecematan yang ada di Kabupaten Sidoarjo terdapat 321 desa. Dengan jumlah lapangan sepak bola kurang lebih 300 lapangan. Namun hanya 80 lapangan yang memenuhi syarat untuk dilakukan kompetisi.

Dengan dasar tersebut pihaknya berharap Sidoarjo mampu menyumbangkan lebih banyak lagi pemain sepak bola untuk timnas Indonesia.

“Salah satu pemain timnas U-16 asal Sidoarjo adalah Brilyan Adama. Saya harap ia mampu memberikan warna baru dan energi untuk pemain yang lain untuk lebih giat berlatih lagi,” pungkasnya.

Reporter Yudhi Ardian
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date