Pengunjung Meningkat, Perluas Tempat Wisata

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Tempat wisata alam Bukit Dhoho Indah (BDI) Desa Tiron Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri, semakin lama semakin menarik minat wisatawan. Apalagi saat musim liburan, tempat wisata ini semakin dipadati para wisatawan lokal maupun luar daerah. Hal ini membuat pengelola tempat wisata itu berencana melakukan perluasan lokasi untuk menampung lebih banyak pengunjung agar merasa lebih nyaman saat berlibur.

Ida, salah satu pengelola BDI mengatakan, pengunjung tidak hanya wisatawan lokal melainkan juga luar kota seperti dari Jawa Tengah dan kota-kota se eks Karisidenan Kediri. Jika hari libur atau musim libur panjang seperti saat ini pengunjung membeludak dan mengalami kenaikan sekitar 50-70 persen dibanding hari biasa. “Tentunya jika sangat padat pasti pengunjung berjubel, sehingga kurang nyaman untuk berwisata,” kata Ida.

Ida menambahkan, mengatasi hal seperti itu pihak pengelola berencana memperluas area wisata dan menambah wahana-wahana baru untuk menambah daya tarik wisatawan. Pihak pengelola akan menambah area yang disebut Wahana 2 dengan luas sekitar 350 hektare yakni tepat di sebelah timur Wahana 1. Wahana 2 akan dibuka pada 1 Januari 2017.

Mereka akan menambah beberapa wahana seperti lintasan motor ATV yang akan diperlebar dan ditambah rintangan agar lebih menantang. Tentunya hammock juga akan ditambah untuk memenuhi permintaan pengunjung agar dapat bersantai menikmati alam. Dibangun juga fasilitas pelengkap seperti air terjun buatan, hutan bambu, flying fox, rumah liliput. Selain itu, akan ditambah kendaraan keliling area wisata seperti bendi dengan kuda poninya dan kereta kelinci. Wisatawan tak perlu bingung saat berkeliling karena sudah disiapkan pemandu wisata. “Tugas pemandu tersebut mengenalkan ke pengunjung apa saja yang ada di dalam lokasi BDI seperti berbagai kebun buah yang akan ditanam di tempat tersebut,” ungkap Ida.

Wisatawan juga tak akan bingung jika merasa lapar. Di Wahana 2 tersebut akan disiapkan juga berbagai stan fast food atau makanan siap saji yang akan melengkapi kenyamanan pengunjung.(dha)

Pengunjung Naik 20 Kali Lipat

Sementara itu, dari Trenggalek dilaporkan, membeludaknya wisatawan terjadi di Pantai Prigi. Slamet Pramono, koordinator loket wisata Prigi mengatakan, jumlah pengunjung yang memadati wisata Pantai Prigi membeludak hingga mencapai 2635 orang. Slamet menyebut, diperkirakan jumlah ini akan terus naik hingga liburan akhir tahun. Padahal, biasanya lanjut Slamet, selain musim liburan jumlah pengunjung dibawah angka 100 orang. “Untuk saat ini membeludak. Diperkirakan akan terus memuncak hingga akhir tahun,”jelas pria berkumis itu.

Slamet mengatakan, selain keindahan alam serta kuliner yang disuguhkan, Pantai Prigi menyuguhkan beberapa wahana seperti panggung gembira untuk event, voli pantai, serta beberapa gazebo untuk berkumpul dengan keluarga. Namun, untuk aneka wahana seperti banana boot dan speed boot, Slamet menyebutkan belum tersedialantaran gelombang yang cukup tinggi. “Mungkin kedepannya akan dibangun jembatan menjorok ke laut sebagai tempat berfoto,”ujar Slamet.

Dampak lonjakan pengunjung libur akhir tahun 2016, ternyata juga dirasakan Rosidi salah satu penjual aneka minuman dan makanan ditepi pantai. Rozidi menyebut secara pendapatan mengalami kenaikan yang cukup dratis. “Sekarang omzet penjualan bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu setiap harinya. Padahal biasanya hanya Rp 200 ribu,”jelas pria yang sudah memulai usaha sejak tahun 1995 itu.

Namun meskipun lonjakan pengunjung terjadi, tak sepenuhnya dirasakan oleh beberapa penjual lainnya. Seperti Prih misalnya, kepada Koran Memo, dia mengaku jika saat ini penjualannya landai seperti biasanya. Dalam sehari, perempuan berambut ikal itu menyebut, hanya mampu menjual berkisar 2 tripo atau 60 kilogram ikan asap. “Mungkin saat ini belum. Tapi kalau jelang tahun baru, biasanya naik,”jelas ibu yang menjual aneka ikan asap itu.

Berbeda dengan Septi, salah satu pengunjung itu mengaku sengaja mengunjungi lokasi wisata Pantai Prigi di Kabupaten Trenggalek untuk mengisi selama liburan sekolah sembari mengunjungi kampung halamannnya yang berada di Kabupaten Tulungagung.(ase)

Follow Untuk Berita Up to Date