Pengungsi Korban Longsor Mulai Terjangkit Penyakit dan Depresi

Bantuan Makanan Melimpah, Butuh Obat-obatan dan Pembalut Wanita

Ponorogo, Koranmemo.com– Ratusan pengungsi yang selamat dari musibah longsornya tebing Gunung Gedhe yang menimpa warga 4 RT di Dukuh Tangkil Desa Banaran Kecamatan Pulung, Sabtu (1/4) kamarin, kondisinya sangat tragis.

Reporter Koranmemo.com yang berada di TKP  melaporkan, selain terserang penyakit gatal-gatal, flu dan batuk, 102 warga yang mengungsi di rumah Kepala Desa Banaran, Sarnu ini, juga mengalami depresi dan trauma yang berat. Bahkan, tak jarang dari mereka ada yang tiba-tiba histeris lantaran teringat dengan anggota keluarga yang tewas, serta harta benda yang hancur tertimbun material longsor.

Bahkan, tak jarang tim medis terpaksa memasangkan oksigen dan infus untuk membantu menenangkan pengungsi yang histeris.

Salah satu relawan kesehatan, Diky mengatakan selain obat-obatan, perlengkapan seperti slimut, pembalut wanita sangat di butuhkan di kamp pengungsian. Ia menambakan kondisi pengungsi saat ini memprihatinkan karena trauma berat dengan kejadian ini.

“Sudah mulai terserang penyakit. Hampir semua depresi dan trauma. Saat ini slimut dan pembalut wanita sangat di butuhkan oleh pengungsi anak dan wanita,” ujarnya, Selasa (4/4).

Diky mengaku, untuk bantuan makanan di kamp pengungsian sudah berlimpah, namun baju bekas dan slimut, serta keperluan wanita masih sangat minim.

“Kalau bantuan makanan sudah berlimpah disini, kami minta untuk pakai layak pakai atau pembalut segera dikirim.” pungkasnya.
Reporter : Zainul Rohman
Editor : Achmad Saichu
Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.