Pengrajin Bedug Banjir Pesanan

Blitar,Koran Memo – Tak seperti tahun-tahun sebelumnya, bulan suci ramadan tahun ini ternyata membawa berkah tersendiri bagi pengrajin bedug di Kabupaten Blitar.Pasalnya, pesanan bedug meningkat hingga seratus persen lebih. Bahkan di awal ramadan ini saja pengrajin bedug sudah menerima order hingga seratus lima puluh unit dari berbagai daerah di penjuru Indonesia. Akibatnya para pengrajin bedug dan pekerjanya harus bekerja lembur untuk memenuhi pesanan.

Pengrajin bedug kebanjiran order selama ramadhan (arief/memo)
Pengrajin bedug kebanjiran order selama ramadhan (arief/memo)

Seperti yang terlihat di lokasi pengrajin bedug milik Maskuri (56) warga Desa Jeding Kecamatan Sanan Kulon. Mereka harus bekerja lembur untuk memenuhi target dari para pemesan.Karena selama bulan ramadan ini,pemilik Maskuri terus kebanjiran pesanan bedug untuk kelengkapan rumah ibadah seperti masjid ataupun musala dari berbagai daerah di Indonesia.

Order yang diterima berasal dari Sumatera, Kalimantan,Jakarta, Semarang,Surabaya, Madura, dan Malang.Tak heran jika setiap hari di tempatnya ini nyaris tidak ada sepinya. Setiap hari Maskuri dan beberapa karyawannya harus bekerja ekstra guna menyelesaikan pesanan yang diterimanya dan harus selesai tepat waktu.

Menurut Maskuri tingginya permintaan bedug di tempatnya itu terjadi hampir setiap tahun terutama di saat bulan puasa. Bahkan karena banyaknya permintaan dirinya sempat kewalahan. Selain banyak pemesan yang datang langsung ke tempatnya juga banyak pesanan yang diterima melalui website.

“Pesanan bedug di bulan ramadan ini sangat meningkat,dalam satu bulan ini mendapat pesanan sebanyak seratus lima puluh bedug,” terangnya.

Bedug yang diproduksi Maskuri berbagai macam ukuran yang semuanya berbahan kayu.Seperti kayu mahoni, kayu trembesi, dan kayu jati dengan bahan kulit yang digunakan berasal dari kulit sapi, kulit kerbau, serta kulit kambing.Sedangkan  untuk ukuran  bedug yang banyak dipesan mulai diameter 50 sentimeter sampai ukuran yang paling besar berdiameter 1,2 meter, dengan harga mulai dari Rp 2,5 juta hingga Rp 50 juta.(rif)

Follow Untuk Berita Up to Date