Penggunaan Halte di Ngawi Belum Optimal, Dishub Malah Usul Tambah

Share this :

Ngawi, koranmemo.com – Keberadaan halte untuk menunggu kendaraan umum di beberapa titik di Kabupaten Ngawi yang dibangun oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ngawi belum dimanfaatkan oleh masyarakat dengan optimal.

Kasi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Ngawi Ery Sadewo mengungkapkan saat ini ada sebanyak lima titik halte bus yang dibangun pemerintah daerah tahun 2014 lalu. Yakni di depan SMAN 1, SMPN 5, Stadion Ketonggo, Watualang dan Paron.

“Sebagian memang fungsinya kurang efektif. Halte yang seharusnya digunakan untuk tempat tunggu penumpang bus justru digunakan untuk kepentingan lain,” katanya.

Menurut Ery, posisi beberapa halte bus yang terbangun sekarang kurang strategis bagi penumpang maupun pihak angkutan umum. Apalagi ada pot bunga yang menutupi keberadaan halte bus tersebut. Sehingga kurang terlihat dari jalan.

Namun, kata Ery, untuk halte bus yang berada di dekat sekolah selama ini sudah cukup efektif. “Untuk yang dekat sekolah efektif, kalau tempat umum memang kurang,” jelasnya.

Pihaknya mengaku telah mengajukan penambahan halte bus baru ke Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Di antara titik yang diajukan untuk dibangun halte bus baru yakni halte bus SDN 1 Margomulyo, halte bus SDN 2 Margolmulyo, halte bus SMPN 2 Ngawi, halte bus SMPN 1 Ngawi dan halte bus SD Muhammadiyah. Semua titik penambahan halte bus baru itu diklaim Ery sudah melalui tahap kajian dan penyusunan detail engineering design (DED). “Penambahan halte yang diajukan semuanya di dekat sekolah,” ujarnya.

Reporter Dika Abdilah/Juremi

Editor Achmad Saichu