Penggerebekan Rumah Tempat Pembuatan Arak, Satu Orang Jadi Tersangka

Jombang, koranmemo.com – Satreskrim Polres Jombang telah menetapkan satu dari dua orang yang diamankan saat melakukan penggerebekan rumah yang dijadikan tempat pembuatan minuman keras (miras) jenis arak, Senin (18/3) petang, sebagai tersangka.

Satu orang yang ditetapkan menjadi tersangka yakni berisinial La (48), warga RT 01/ RW 30 Dusun Mojokopek Desa Prunggahan Kulon Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban. Sedangkan Mu (32), warga Dusun Gedangkaret Desa Banjardowo Kecamatan Jombang, ditetapkan sebagai saksi.

“Kemarin diamankan dua (orang) tetapi yang ditetapkan tersangka hanya satu, yakni LA. Dalam pemeriksaan mendalam, La diketahui sebagai pembuat sekaligus pemiliknya,” kata Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu saat diwawancara koranmemo.com, Selasa (19/3) siang.

Dalam kasus ini, lanjut Azi, La diduga melakukan produksi pangan yang dihasilkan dari rekayasa genetik pangan yang belum mendapatkan persetujuan keamanan pangan sebelum diedarkan. ”Jeratannya Pasal 137 (1), (2) Jo psl 77 (1),(2) Undang-undang No 18 tahun 2012 tentang Pangan, yang ancaman hukuman paling lama 5 tahun,” paparnya.

Sementara itu, dari penggerebekan yang dilakukan, polisi berhasil menyita barang bukti terdiri dari 11 drum dimana masing-masing berisi 200 liter bahan baku, 1 drum arak jadi 200 liter, 35 gas epiji, 320 botol kosong. “Serta satu bungkus fermipan, sebuah alat tester, 10 kilogram ragi, 1 kilogram gula batu, 4 buah selang elpiji, 4 buah kompor dan 1 alat penyulingan arak,” tutup Azi.

Seperti diberitakan sebelumnya, aparat Satreskrim Polres Jombang menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat pembuatan minuman keras berupa arak di Dusun Gedangkaret Desa Banjardowo Kecamatan Jombang, Senin (18/3) petang.

Dari penggerebekan ini, polisi mengamankan dua orang pelaku masing-masing berinisial Mu (32), warga setempat dan La (48), warga Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, saat sedang memproduksi arak.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date