Pengerjaan Proyek Pasar Lengkong Molor, Dewan: Harusnya Selesai Akhir Tahun

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Pengerjaan konstruksi pembangunan Pasar Lengkong Kabupaten Nganjuk, menjadi sorotan berbagai pihak. Pasalnya, proyek fisik tersebut hingga sampai saat ini masih terlihat melakukan aktivitas pembangunan. Padahal, proyek yang dimulai pada 22 Oktober 2019 ini harusnya selesai dalam waktu 70 hari kalender.

Data yang dihimpun, proyek senilai Rp 5.934.664.589,- dikerjakan oleh PT. Subana Kreasimegah selaku pelaksana, CV. Persada Consultan selaku konsultan pengawas dan PT. Pramathana Konsultan selaku Konsultan perencana.

Di lokasi proyek masih terlihat para tukang bangunan melakukan aktivitas pembangunan,baik di luar maupun di dalam pasar. Masih ada tukang yang bongkar muat batu bata, melakukan pemasangan plafon, menghaluskan tembok, dan masih banyak proses finishing yang belum selesai.

Fauzi Irwana, Wakil Ketua Komisi III DPRD Nganjuk, mengkritisi pelaksana proyek yang sampai saat ini tak kunjung menyelesaikan proyek fisik tersebut. Menurutnya, pengerjaan konstruksi pembangunan Pasar Lengkong merupakan proyek menggunakan anggaran 2019 dan harus selesai di akhir tahun.

“Pasar Lengkong itu proyek fisik tahun 2019, harusnya selesai pada akhir tahun. Pertanyaannya sekarang itu sudah tanggal berapa? Saya mendesak agar segera diselesaikan,” tegasnya.

Sementara itu, Danang, pembantu pelaksana proyek pembangunan Pasar Kertosono, ketika dikonfirmasi Koranmemo.com di lapangan, mengaku kurang tahu menahu perihal spesifikasi proyek tersebut. Ia mengaku seseorang yang paham dan bertanggung jawab terhadap proyek Pasar Lengkong sedang keluar untuk mencari bahan kebutuhan pembangunan.

Bahkan, ia mengaku tidak tahu menahu mengenai rekanan mana saja yang terlibat dalam pembangunan proyek. Termasuk dia sendiri sebagai pembantu pelaksana justru tidak mengetahui dan mengaku jika melakukan join di proyek ini. “Waduh kalau PT atau CV nya kurang tau, ini kan saya di sini join,” katanya.

Disinggung mengenai pengerjaan proyek yang molor, Danang menyebut jika saat ini proyek sedang dikebut agar segera selesai. “Ini proses finishing kita kebut, target tanggal 20 Januari 2020 sudah selesai,” ujarnya.

Reporter Andik Sukaca

Editor Achmad Saichu