Pengedar Narkoba Jaringan Lapas Jatim Ditangkap,  Sita Sabu dan 550 Gram Daun Ganja Kering

Jombang, koranmemo.com – Jaringan peredaran narkoba di kota santri masih marak. Terbukti, setelah aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Mojowarno berhasil menangkap seorang pria yang diduga dari anggota  jaringan lapas Jawa Timur, yakni JP (27) asal Dusun/Desa Mojoduwur Kecamatan Mojowarno, yang kesehariannya bekerja sebagai tukang bengkel motor.

Dalam penangkapan tersangka ini, dari pihak Polsek langsung melimpahkan berkas ke Polres Jombang, guna mencari pengedar lainnya.”Dari ungkap kasus narkoba yang berhasil dilakukan Polsek Mojowarno pada hari Senin 28 Oktober 2019 dinihari pukul 01.00 WIB. Di dusun tersebut, terungkap dari laporan warga setempat di warung diduga sering dipergunakan transaksi narkoba,” ungkap Kapolres Jombang, AKBP Boby Paludin Tambunan kepada awak media saat merilis penangkapan di Mapolres Jombang, Senin (28/10) sore.

Kemudian setelah dilakukan pengintaian oleh polisi, lanjut AKBP Boby, ditemukan seorang pengedar narkoba dan petugas menemukan barang bukti 2 linting daun ganja kering siap dibakar (berbentuk rokok).

Selanjutnya, ketika dikembangkan di rumah tersangka, penyidik polisi juga menemukan barang bukti lebih banyak narkoba jenis ganja masih sebongkah persegi empat, dengan ukuran berat sebanyak 550 gram, beserta pipet sabu yang masih ada bekas sisa sabu, serta handphone untuk bertransaksi dan alat hisap lainnya yang digunakan sebagai media berang haram tersebut.

“Modus operandinya pengakuan tersangka, ia mendapatkan barang tersebut dari pengedar lainnya yang menjadi kurir, diduga dikendalikan dari  lapas yang berada di Jawa Timur. Nantinya bakal kita kembangkan ke sana,” jelasnya.

Selanjutnya, dari setiap bertransaksi tersangka mendapatkan untung sebanyak Rp 600 ribu. Sedangkan kalau barang bukti diuangkan bisa mencapai Rp 100 jutaan. Kemudian pengedaran tersangka, mangsa pasarnya di wilayah Jombang masih banyak menyasar orang-orang umum dan jarang sekali, kalangan pelajar yang membeli sabu dan ganja, yang transaksi nya sering berganti-ganti, terkadang di sebuah tempat bengkel motornya yang berada di depan rumahnya.

“Kasus ini masih dalam pengembangan lebih lanjut. Atas perbuatannya, JP bakal kita jerat dengan Pasal 114 ayat (1) Jo pasal 111 ayat (1) Jo pasal 112 yat (1) Jo pasal 127 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas kapolres.

Reporter : Taufiqur Rachman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date