Pengangguran Sekap dan Tiduri Remaja

dikecrekKediri, Memo- Wahyudi (33) warga Desa Pohsarang RT 01 / RW 05 Kecamatan Semen Kabupaten Kediri, Selasa (1/7) dilaporkan ke Mapolresta Kediri Kota oleh orang tua sebut saja Bunga (17) warga Kabupaten Kediri. Pria pengangguran itu dilaporkan orang tua korban ke polisi lantaran tak menepati janji atas tindakan asusila yang dilakukan terhadap anaknya.

Kejadian bermula, pada Kamis (17/4) lalu sekitar pukul 14.00 WIB saat korban diajak bermain oleh terlapor ke rumah ibunya di Dusun Nglangu Kecamatan Semen. Korban yang sebelumnya sudah kenal dengan pelaku awalnya tak menaruh curiga atas ajakan itu. Namun, ternyata di balik ajakan tersebut, terlapor memiliki niat jahat.

Waktu itu situasi rumah sepi. Karena asyik bermain hingga larut malam, terlapor memaksa korban untuk bermalam di rumah tersebut. Tanpa curiga korban menuruti keinginan terlapor. Saat itulah niat jahat pelaku mulai muncul.

Saat tengah malam pelaku memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Hingga keesokaan harinya saat korban meminta untuk diantarkan pulang justru terlapor menolaknya. Tak puas dengan apa yang dilakukan, terlapor lantas menyekap korban hingga empat hari di rumah tersebut. Selama itu pula terlapor memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya. Puas melakukan aksinya, terlapor baru mengantar korban pulang.

Saat berada di rumah, orangtua korban yang sudah mencari anaknya kemana-mana lantas menanyakan kepergian tersebut. Sewaktu didesak ternyata korban mengaku jika telah disekap oleh terlapor di rumah kosong di Dusun Nglangu dan diajak untuk berhubungan intim. Kaget mendengar pengakuan anaknya, orangtua korban langsung membawa ke rumah sakit untuk melakukan visum dan mendatangi terlapor untuk meminta pertanggungjawaban atas perbuatannya.

Merasa bersalah, Senin (21/4) pelaku lantas berjanji dengan membuat surat pernyataan tertulis jika akan bertanggungjawab atas perbuatan yang dilakukan dan menikahi korban. Namun setelah ditunggu-tunggu orangtua korban hingga 2 bulan lebih terlapor justru ingkar janji. Orang tua korban yang merasa anaknya menjadi korban asusila lantas melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Kediri Kota guna proses hukum lebih lanjut.

Kasubbag Humas Polres Kediri Kota AKP Siswandi mengatakan pihaknya saat ini masih memeriksa saksi-saksi terkait kasus tersebut. “Saat ini kami sudah memeriksa beberapa saksi. Sementara pelaku segera dilakukan pemanggilan untuk dilakukan pemeriksaan,” ungkap Siswandi.(can)