Pengangguran Jatim Capai 4 Juta

Kediri, Koran Memo – Pengangguran di Jawa Timur cukup tinggi. Tercatat ada 4 juta orang per Maret-September 2015 dari 37 juta warga Jawa Timur yang belum memiliki pekerjaan. Tingginya angka penggangguran ini, jika dibiarkan tanpa solusi tentunya kedepan semakin meningkat.

Ir Wisman Hadi Kabid Pemerintahan dan Kemasyarakatan Bapeda Jatim (bakti/memo)
Ir Wisman Hadi Kabid Pemerintahan dan Kemasyarakatan Bapeda Jatim (bakti/memo)

Pemprov Jatim perlu ada solusi tepat untuk  menciptakan lapangan kerja di sektor informal dan bisa mengentas pengangguran. Hal ini disampaikan Ir Wisman Hadi Kabid Pemerintahan dan Kemasyarakatan Kantor Bapeda Propinsi Jatim selesai acara musyawarah perencanaan pembangunan (musrengbang) Kabupaten Kediri, Selasa siang kemarin. Hadi menilai pengangguran ini cukup tinggi di Indonesia dan menyebar di seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Sebagian besar penggangguran adalah kalangan usia produktif dan perlu mendapatkan perhatian serius. Pola pemberdayaan harus dilakukan dengan membuka lowongan kerja sebanyak-banyaknya. Sementara dari kalangan rumah tangga miskin ditawarkan pekerjaan informal. Seperti dagang bakso dan sejenisnya agar bisa mandiri dalam usaha.

“Saat ini Pemprov Jatim mencoba terobosan baru dengan membuat jalan lain menuju mandiri dan sejahtera(jalin matra). Dengan maksud warga miskin yang mengganggur bisa memiliki usaha dan penghasilan sendiri. Setidaknya dengan program ini pengangguran dan kemiskinan bisa dikurangi secara perlahan,” katanya.

Hadi menambahkan data jumlah kemiskinan dan pengangguran ini dari Badan Pusat Statistik (BPS) Pemprov Jatim. Program Jalin Matra ada tiga diantaranya rumah tangga sangat miskin, penanggulangan kerentanan keluarga miskin, dan penanggulangan kemiskinan. Program ini menawarkan kepada warga miskin yang masih menganggur utamanya di kalangan perempuan.(bak)

 

Follow Untuk Berita Up to Date