Pendataan Vaksin Tenaga Medis di Kota Malang

Malang, koranmemo.com – Tenaga medis menjadi prioritas utama dalam pendistribusian vaksin Covid-19 di Indonesia. Pendataan penerima vaksin Covid-19 di Kota Malang untuk tenaga medis terus dilakukan Pemerintah Kota Malang melalui Satgas Covid-19 Kota Malang, Senin (2/11).

Jubir Satgas Covid-19 di Kota Malang, dr. Husnul Muarif menuturkan tenaga medis merupakan garda terdepan dalam penanganan Covid-19. Untuk itu, tenaga medis menjadi prioritas utama dalam pendistribusian vaksin Covid-19.

“Saat ini pendataan masih terus berlangsung, kami belum tahu laporan jumlahnya secara tepat, karena tenaga medis ini kan meliputi tenaga medis di Rumah Sakit, Puskesmas, Klinik-klinik, hingga tempat praktik mandiri,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Humas RSUD Dr. Saiful Anwar Malang, Dony Iryan menyampaikan RSUD Dr. Saiful Anwar sebagai RS rujukan Covid-19 juga telah melakukan pendataan terhadap tenaga medisnya.

“Karena menjadi salah satu rumah sakit rujukan, jadi bisa dibilang menjadi salah satu prioritas, karena selalu bertemu dengan pasien covid-19,” ujarnya.

Menurutnya, RSUD dr. Saiful Anwar memiliki sekitar 900 orang tenaga medis aktif, yang terbagi dari 600 orang perawat dan 300 orang dokter.

Lanjutnya meskipun sudah melakukan pendataan, pihaknya belum bisa memastikan jumlah penerima vaksin Covid-19 di RSUD Dr. Saiful Anwar tersebut. Namun pihaknya tetap melakukan pendataan sesuai instruksi dari pemerintah dan satgas Covid-19 Kota Malang.

“Sebenarnya ada sekitar 3 ribu karyawan, namun kita akan mengikuti apa kata pemerintah saja, siapa dulu yang lebih diprioritaskan menerima vaksin,” tuturnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh
Editor: Della Cahaya