Pencalegan Bisa Gagal Kalau Berkas Tak Lengkap

Jombang, koranmemo.com – Proses verifikasi kelengkapan administrasi daftar calon dan bakal calon peserta pemilu telah dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jombang.

Tahapan selanjutnya, penyelenggara Pemilu memberi kesempatan kepada bakal calon untuk memenuhi berkas administrasi yang belum lengkap mulai tanggal 22 hingga 31 Juli 2018.

Bagi bakal caleg yang berkasnya tak lengkap, diimbau agar segera melakukan perbaikan. Sebab, jika sampai masa perbaikan habis pada 31 Juli mendatang, proses pencalonan bisa gagal.

Ini seperti ditegaskan Komisioner KPU divisi teknis M. Dja’far, saat diwawancara wartawan di kantornya di Jalan KH Romli Tamim, Selasa (24/7) sore. Menurutnya, dari 14 parpol yang mengajukan bacaleg belum ada satupun yang menyerahkan perbaikan ke KPU.

“Sampai saat ini belum ada yang melakukan perbaikan,” kata Dja’far.

Meski begitu, Dja,far mengakui ada beberapa LO (Liaison Officer) partai politik datang ke KPU untuk melakukan konsultasi. “Ada help desk yang bisa untuk konsultasi (perbaikan),” sambungnya.

Dari verifikasi administrasi, berkas calon yang belum lengkap contohnya, calon belum melampirkan surat tes kesehatan yang mereka lakukan di RSUD setempat. Terdapat juga calon yang belum melampirkan ijazah.

“Begitu juga mereka yang berlatar belakang dari TNI-Polri, ASN, Kepala Desa (Kades) dan perangkatnya yang belum surat pengunduran diri. Jadi surat pengunduran dirinya bukan yang ditulis sendiri ya harus ada tanda terima dari masing-masing instansi,” paparnya.

Untuk itu Dja’far kembali menegaskan bahwa ada beberapa hal yang membuat bacaleg dipastikan tidak lolos. Antara lain meninggal dunia, mengundurkan diri, sakit yang bersifat berhalangan tetap dan terakhir berkas tidak lengkap.

“Jika mereka optimis untuk maju pencalegan, saya rasa meski hanya sekitar seminggu ini jangka waktunya bisa digunakan secara maksimal untuk perbaikan,” pungkasnya.

Reporter: Agung Pamungkas

Editor: Della Cahaya Praditasari