Penampungan Limbah Padat PG Mritjan Tak Berijin

F-LahanKediri, Memo-Penampungan limbah padat milik PG Mritjan Kota Kediri yang sudah beroperasi selama 3 tahun lebih di Desa Bakalan Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri ternyata tak memiliki ijin. Padahal penampungan limbah tersebut saat ini telah meresahkan warga karena mencemari sumber air.
Mansur (55) yang juga tokoh desa setempat mengaku kaget setelah mengetahui lokasi tersebut belum memiliki ijin. Menurutnya, PG Mritjan harus bertanggung jawab selama ini atas proses produksi yang ternyata menyalahi aturan itu.
“Usai rapat mediasi yang dilakukan dua minggu lalu, kami kaget saat mengetahui ternyata pihak pabrik tidak bisa menunjukan ijin. Ini jelas meremehkan hukum yang berlaku. Selain lokasi tersebut berdekatan dengan makam yang skalanya nasional dan mengakibatkan pencemaran lingkungan warga, lokasi ini ternyata juga menyalahi aturan. Jelas pihak berwenang harus berani menyegel lokasi ini,” ujarnya.
Agus (40) karyawan PG Mritjan Bagian Humas mengatakan, terkait penampungan limbah padat blotong yang berlokasi di Desa Bakalan Kecamatan Grogol Kabupaten Kediri hingga saat ini masih dalam proses pengurusan ijin.
“Saat ini ijin lokasi tersebut masih dalam pengurusan, dan terkait limbah tersebut kami juga tinggal menunggu hasil dari uji laboratorium,” jelasnya.
Seperti yang diberitakan sebelumnya, warga akan bersikeras menutup lokasi penimbunan limbah padat milik PG Mritjan tersebut. Pasalnya, warga beberapa kali mengeluh dengan bau yang menusuk yang diakibatkan dari blotong milik pabrik.
Bahkan air sumber ditempat ibadah yang berdekatan dengan lokasi tersebut sudah tercemari oleh limbah blotong sehingga mengganggu aktifitas kehidupan warga sekitar. (can)

 

Follow Untuk Berita Up to Date