Pemuda Harus Punya Karya

Share this :

Rian Ekky Pradipta ‘D’Masiv’

 

Kediri, koranmemo.com – Setelah lebih dari 2 tahun tak mengunjungi Kota Kediri, akhirnya Rian Ekky Pradipta, vokalis band papan atas Indonesia D’Masiv, kembali juga ke kota ini. Dia bersama 4 personel D’Masiv lain, Dwiki Aditya, Nurul Damar, Rayyi Kurniawan, dan Wahyu Piadji diundang oleh Pemerintah Kota Kediri untuk tampil di acara Harmoni Pemuda Kediri, Jumat (28/10).

Rian mengatakan, kedatangan D’Masiv ke Kota Kediri kali ini adalah yang paling spesial jika dibandingkan dengan kunjungan-kunjungan mereka sebelumnya. Yang membuat spesial adalah, karena mereka tampil tepat saat hari sumpah pemuda dan di acara yang memang didedikasikan untuk para pemuda. “Pemudanya bukan pemuda biasa pula. Tapi pemuda yang memiliki semangat dan cita-cita untuk membangun Kota Kediri dan Bangsa Indonesia menjadi lebih baik lagi,” kata Rian.

Dalam memaknai sumpah pemuda, pria yang memulai karirnya sejak usia 19 tahun ini ingin agar para pemuda Indonesia bisa lebih bangga dengan hasil karya bangsa mereka sendiri. Sebagai seorang musisi, tentu saja dia berharap musik di Indonesia bisa lebih dicintai dibandingkan dengan musik-musik dari negara lain. “Saya sendiri tidak memungkiri kalau saya pun mengidolakan band-band dari luar negeri. Tapi musisi-musisi Indonesia tetap yang nomor satu bagi saya,” ujarnya.

Bagaimana caranya agar pemuda bisa lebih mengharagai karya bangsa sendiri? Menurut Rian, caranya adalah dengan mencoba untuk berkarya. Setelah tahu bagaimana susahnya membuat suatu karya, entah itu musik, film, buku, atau apapun, mereka pasti akprofilan bisa lebih menghargai suatu karya anak bangsa. “Sudah tahu susahnya, sudah tahu sedihnya kalau tidak dihargai, pasti nanti bisa sadar,” tutur pria yang gemar makan nasi pecel tiap datang ke Kota Kediri ini.

Selain itu, kepada pemuda Kota Kediri, Rian berharap lagu-lagu yang mereka bawakan, selain bisa menghibur juga bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda. Seperti contohnya lagu Bersama Dalam Cinta, salah satu lagu di album Oranye. Lagu tersebut liriknya mengajak pemuda Indonesia untuk selalu menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan. “Karena pada dasarnya kita semua itu sama. Pernah terjatuh dan pernah terluka. Jadi daripada saling menjatuhkan, lebih baik kita bersatu untuk bangkit bersama,” kata Rian.

Pada acara Harmoni Pemuda Kediri, D’Masiv membawakan lagu-lagu yang sedikit berbeda jika dibandingkan dengan konser-konser mereka sebelumnya. Karena bertepatan dengan Sumpah Pemuda, maka mereka membawakan lagu-lagu untuk memberi semangat, seperti Jangan Menyerah, Di Bawah Langit yang Sama, atau Bersama dalam Cinta. “Lagu-lagu galau tetap ada. Tapi yang lebih diutamakan lagu-lagu yang menginspirasi,” pungkasnya. (ela)