Asmara Berujung Bui: Demi Cinta, Pemuda di Tulungagung Rela Transaksi Narkoba

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – Terperdaya rayuan maut seorang wanita yang dikenalnya lewat media sosial (medsos), seorang pemuda asal Tulungagung harus berurusan dengan polisi. Pasalnya, demi cinta, pria yang diketahui bernama EF itu rela menuruti permintaan sang pujaan hati untuk membelikan narkoba. Bukan jenjang pernikahan seperti yang diimpikan, EF justru harus meringkuk di balik jeruji besi penjara.

Warga Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung itu diamankan Tim Satreskoba Polres Trenggalek saat hendak transaksi. Dari tangan tersangka, petugas menyita dua poket sabu-sabu, masing-masing dengan berat 0, 98 gram dan 0,99 gram.

“Pelaku kami amankan diduga saat hendak transaksi di Jalan Soekarno-hatta Trenggalek,” kata Kapolres Trenggalek, AKBP Doni Satria Sembiring, dalam konferensi pers di Mapolres Trenggalek, Rabu (22/7).

Kepada petugas, wiraswasta itu mengaku membeli barang haram itu dari temannya, ER yang juga warga Kecamatan Boyolangu Kabupaten Tulungagung. Ia membeli barang haram itu seharga lebih dari Rp 2,3 juta.

Usai sepakat, EF mengaku mengambil barang haram itu di sekitar Terminal Gayatri Tulungagung. Dia mengaku mengambil barang haram itu di sebuah pot, setelah sebelumnya bertransaksi via telefon. “Kemudian kami langsung amankan ER beserta barang bukti di rumahnya,” kata Doni.

Baca juga: Transaksi Narkoba, Warga Bendo Kediri Ditangkap

Rupanya transaksi yang dilakukan EF itu bukan pertama kalinya dilakukan. Dia mengaku sering mendapat pesanan dari pujaan hatinya berinisial ZH yang dikenalnya lewat medsos. Wanita yang disebut EF asal Ponorogo itu saat ini masih dalam pengejaran petugas.

Terakhir bertransaksi sebelum ditangkap, EF mendapat uang muka dari ZH sebesar Rp 2,2 juta untuk mencarikan sabu-sabu. “Baru tiga kali mencarikan, dia (ZH) minta itu,” kata EF kepada petugas dalam konferensi pers tersebut.

Kepada petugas, EF mengaku mau mencarikan barang haram itu karena terlanjur suka dengan ZH yang dikenalnya lewat medsos. Namun EF tak menyebut status wanita yang dia sebut sebagai pujaan hatinya tersebut. “Karena (saya) suka wanita itu. Akhirnya saya tanya ke teman-teman, dan dapat (narkoba) itu,” pungkasnya.

Saat ini dia hanya bisa menyesali atas perbuatannya dan dipastikan bakal meringkuk dibalik jeruji besi penjara. Atas perbuatannya, ia dijerat dengan undang-undang nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Reporter : Dias Farid Ahmad

Editor : Achmad Saichu