Pemkot Malang Punya Cyber City

Share this :

Malang, koranmemo.com – Untuk menangkal pemberitaan tidak benar atau hoax, Pemerintah Kota Malang memiliki aplikasi yang dikhususkan untuk melakukan kroscek dan penelusuran dengan nama aplikasi Cyber City. Namun saat ini aplikasi tersebut belum maksimal.

” Saat ini aplikasi tersebut masih belum sempurna. Makanya, aplikasi tersebut terus dikuatkan dan dirancang,” ungkap Wali Kota Malang Sutiadji, saat menemui wartawan di Balai Kota Malang, Selasa (1/10).
Disampaikan jika aplikasi cyber city tersebut, nantinya akan ditelusuri lebih jauh sumber pemberitaan hingga akun yang pertama mengunggah atau menyebarluaskan.

“Pemantauan dilakukan melalui aplikasi khusus untuk bisa menangkal pemberitaan yang tak benar. Salah satunya melalui aplikasi Cyber City yang sekarang sedang disusun dan terus disempurnakan,” ujar Sutiaji.

Meski aplikasi belum berjalan, pemantauan sudah dilakukan tim dari Dinas Kominfo Kota Malang. Sehingga, setiap informasi yang beredar di media sosial dapat ditelusuri lebih jauh. Tujuannya, jejak pemberitaan yang tak benar dapat ditelusuri untuk bisa ditekan dan tak beredar.

Kepala Dinas Kominfo Kota Malang Tri Widyani Pangestuti menambahkan, saat ini sudah memiliki tenaga teknis untuk memantau pergerakan informasi di media sosial. Hal itu sebagaimana yang sudah dikerjasamakan dengan Kominfo untuk menangkal berita tak benar.

Disampaikan, melalui sebuah sistem khusus, tim pengendali setiap hari juga bekerja untuk menyaring pemberitaan atau informasi hoax yang banyak berseliweran. Sejauh ini, informasi hoax marak ditemukan.

“Kami ada sistem khusus. Tapi berapa jumlah berita dan informasi hoax sejak Januari hingga September kemarin, saya lupa berapa jumlah persisnya,” tambahnya.

Ditegaskan jika sistem untuk menangkal dan menganalisis keberadaan informasi tak benar tersebut sudah dilakukan sejak beberapa bulan terakhir.

Editor Arief juli prabowo