Pemkot Malang Akan Bangun Tiga SMP Baru

Share this :

Malang, koranmemo.com –¬†Pemerintah Kota Malang memberikan perhatian khusus pada wilayah yang terkendala dalam masalah zonasi sekolah. Ketidaktersediaan sekolah di wilayahnya, menjadi sebuah masalah bagi calon peserta didik dalam menghadapi penerimaan peserta didik sistem zonasi.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang, Wasto menuturkan, 3 wilayah yang belum memadai dalam penerapan sistem zonasi di antaranya Gadang, Mulyorejo dan Polehan.

“Sistem penerimaan siswa saat ini kan menggunakan sistem zonasi. Daerah-daerah itu relatif belum memadai dan masih jauh dengan lokasi sekolah,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan 3 SMP di wilayah tersebut rencananya akan masuk dalam program prioritas pembangunan tahun 2021 Kota Malang. Dalam program tersebut Pemkot Malang menganggarkan Rp 27,5 miliar untuk pembangunan 3 SMP tersebut.

Baca Juga: Uji Coba Luring 9 SMP Batal?

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Malang, I Made Riandiana Kartika menuturkan ke 3 SMP yang rencananya akan dibangun mulai 2021 tersebut sudah menerima siswa baru tahun ajaran 2020/2021. Rencananya ketiga SMP tersebut akan diberi nama SMPN 28 Malang, SMPN 29 Malang dan SMPN 30 Malang.

“Sekarangkan sudah menerima siswa baru tapi dititipkan. Seperti SMP di Mulyorejo itu digabung dengan SMPN 15 Malang sementara. SMP di Polehan digabung di SMPN 24 Malang, terus di Gadang dengan SMPN 7 Malang,” ujarnya.

Reporter: Mokhammad Sholeh

Editor: Della Cahaya