Pemkab Buka Layanan Pengaduan Terkait SPBU BBM Oplosan

Ponorogo, koranmemo.com – Usai terungkap kasus dugaan praktik pengoplosan BBM bersubsidi di SPBU Sedangan Desa Bangunrejo Kecamatan Sukorejo, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ponorogo langsung membuka layanan pengaduan masyarakat yang menjadi korban pom bensin milik Konglomerat Kabupaten Nganjuk berinisial M tersebut.

Hal ini diungkapkan, Sekertaris Daerah (Sekda) Ponorogo Agus Pramono sesaat setelah melakukan pertemuan dengan Warga Desa Pager Kecamatan Bungkal, Selasa (18/6).

Ia mengungkapkan, pihaknya telah meminta Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Mikro (Disperdagkum) Ponorogo, untuk menerima seluruh pengaduan masyarakat yang menjadi korban akibat menggunakan BBM oplosan di SPBU tersebut.

” Kita minta Disperdagkum untuk menerima keluhan masyarakat yang menjadi korban BBM Oplosan di SPBU itu. Nanti akan kita teruskan ke pihak yang bertanggung jawab atas SPBU itu,” ujar Agus.

Agus mengungkapkan, terkait praktik BBM Oplosan yang dilakukan oleh SPBU sedangan, pihaknya mengaku tidak memiliki kewenangan. Hal ini sesuai Permendag Nomor: 78/M-Dag/PER/11/2016 tentang unit Metrologi, kewenangan Pemkab hanya seputar pengukuran alat ukur. Sehingga pihaknya tidak memiliki kewenangan untuk memeriksa kualitas BBM pada SPBU.” Jadi kira hanya tera ulang saja, alat nya atau mesin pompanya. Bukan kualitas BBM nya karena itu ranahnya Pertamina,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Ponorogo AKP Maryoko mengungkapkan, manajer Pom A warga Madiun dan Sekuriti Pom D warga Ponorogo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Pihak juga berencana akan memanggil pemilik SPBU Sedangan saat ini N yang merupakan anak M konglomerat asal Nganjuk minggu ini. Pihak juga memberi isyarat akan adanya tersangka baru dalam kasus ini.

” Yang dua kita amankan sekarang sudah tersangka. Untuk pemilik pom N pengusaha Nganjuk kita periksa minggu ini. Untuk tersangka baru kita lihat saja perkembangan kasus ini,” pungkasnya.

Reporter Zainul Rohman

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date