Pemilu Penuh Kecurangan, Dihitung Ulang 

Share this :

Lamongan, koranmemo.com – Proses rekapitulasi hasil penghitungan surat suara di PPK Kecamatan Lamongan menuai protes oleh beberapa saksi dari partai Perindo lantaran hasil dari surat suara sah berbeda dengan fom C1.

Apalagi, amplop C1 diketahui tidak dalam keadaan bersegel. Hal itulah yang memantik salah satu saksi dari Perindo, Muhtadi. Dia memprotes keras agar penyelenggara bertanggung jawab akan dugaan penggelembungan suara.Sementara, total hasil keseluruhan surat suara sah yang diperoleh partai Demokrat hanya mencapai 219, namun oleh penyelenggara ditulis 221di fom C1. Dari hal itulah kemudian terjadi skorsing penghitungan surat suara.

Muhtadi kemudian menilai dengan keadaan amplop C1 tidak bersegel, penyelenggara pemilu dianggap tidak mematuhi aturan. “Kenapa amplop C1 kok terbuka tidak dilakukan penyegelan. Jangan mempermainkan kami,” ucap Muhtadi, Senin (22/4) siang dengan nada protes.

Eko Budianto selaku ketua PPK Kecamatan Lamongan mengakui jika ada penulisan di C1 yang salah. Dia menyebut hal itu karena petugas PPK sangat kelelahan menghadapi Pemilu serentak kali ini.

“Petugas kurang konsentrasi karena kelelahan. Sebab, penghitungannya baru dimulai pada malam hari. Dan sesuai rekomendasi Panwascam, hari ini kita lakukan penghitungan ulang,” jelasnya.

Ketua Panwascam Lamongan, Sanawar juga menemukan adanya selisih plano dan hasil perolehan suara di C1, tiga suara yang lari ke caleg partai demokrat. “Hari ini kita rekomendasi untuk penghitungan ulang,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, ketua DPC Partai Demokrat Lamongan, Deby Kurniawan membantah terkait adanya dugaan praktik penggelembungan suara di partainya. Tentang adanya tiga suara yang masuk ke partainya adalah murni kesalahan penulisan.

Menurut dia, hal serupa juga bisa ditemui di beberapa partai lainnya. “Yang jelas kita tidak melakukan hal yang tidak sesuai dengan aturan yang ada. Kita tahu para penyelenggara melakukan kerja ekstra. Itu adalah murni kesalahan tulis,” ungkapnya.

Reporter Fariz Fahyu

Editor Achmad Saichu