Pemilu di Ngawi Terancam Diulang, Gara-gara Ini 

Ngawi, koranmemo.com – Pelaksanaan pemungutan suara Pemilu 2019 di Kabupaten Ngawi terancam diulang. Lantaran tertukarnya puluhan surat suara dari Daerah Pemilih (Dapil) Ngawi dengan Dapil 6 Pacitan.
Salah satunya terjadi di tempat pemungutan suara (TPS)  03 Dusun Pendem, Desa Mangunharjo, Kecamatan Ngawi.

Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) setempat, Supono mengatakan bahwa kejadian tersebut pada waktu salah satu petugas KPPS hendak mencatat alamat TPS yang berada di desa ini. Untuk kejadiannya diketahui sekitar jam 09.00 WIB ketika mau distempel. “Tadi langsung dicek dulu dan kira – kira ada 8 lembar surat suara dan dijadikan satu dalam satu bendel,” katanya.

Langkah selanjutnya dengan kejadian tertukarnya surat suara ini pihaknya menyingkirkan dulu dan sementara surat suara tadi untuk diamankan dulu. Selain itu pihaknya sudah berkoordinasi dengan KPU lewat Panitia Pemungutan Suara (PPS) yang akan menindaklanjuti.

“Untuk kebutuhan surat suara di TPS 03 tidak ada masalah karena tercukupi, dengan jumlah pemilih sebanyak 233 orang,”katanya.

Sementara itu Ketua KPU Ngawi Syamsul Wathoni menjelaskan, untuk masalah surat suara yang tertukar ada di beberapa titik seperti Kecamatan Ngawi, Kecamatan Kasreman, Kecamatan Sine, Kecamatan Pitu dan Kecamatan Karangjati.”Hal ini karena pada waktu pemendelan tercampur dengan Dapil lain. Bahkan ada yang dapil Pacitan,” ujarnya.

Untuk di wilayah Kecamatan Sine ada yang sudah tercoblos sekitar 30 surat suara memanggil lagi pesertanya untuk mencoblos tadi. Penyebab kekeliruan surat suara karena kebutuhan surat suara yang dibutuhkan kurang dan waktu yang sudah mepet dan tidak bisa konsentrasi. Sehingga langsung dimasukan saja.

Reporter Dika Abdilah/Juremi

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date