Pemilik Rumah Disekap, Harta Dikuras

Nganjuk, koranmemo.com – Rumah dan toko milik Suyitno (38) warga RT 05/RW 02 Desa Kedungmlaten Kecamatan Lengkong Kabupaten Nganjuk, Jumat (11/10/2019) dini hari sekitar pukul 01.05 WIB disatroni maling.

Bahkan, pencuri dengan memakai penutup wajah dan kepala ini sempat mengancam akan membunuh Hermin Siswanti (35), istri Suyitno jika berteriak minta tolong, seraya menyumpal mulut, dan mengikat tangan serta kaki Hermin.

Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan, kejadian berawal saat korban (Hermin Siswanti) sedang tidur di dalam kamar dan terbangun lantaran dikagetkan oleh kehadiran seseorang tidak dikenal masuk di dalam kamarnya.

Laki-laki tak dikenal ini mengambil barang-barang berharga milik korban. Melihat pemilik rumah terbangun, pelaku langsung menutup mulut Hermin menggunakan kain sarung dengan cara diikat melingkar di bagian kepala.

Tak hanya itu, tangan korban juga diikat menggunakan tali rafia warna merah, dan kaki diikat dengan tali rafia warna merah seraya mengancam korban dengan pisau dapur jika berani berteriak. Kemudian pelaku melarikan diri.

Sepeninggal pelaku, korban dengan posisi terikat dengan cara ngesot seraya mendekati dan membangunkan suaminya (Suyitno) yang kala tidur di luar kamar depan TV dekat kamar korban.

Seketika Suyitno terbangun lalu menolong istrinya yang dalam posisi terikat. Usai melepas semua tali yang mengikat tangan dan kaki istrinya, lalu Suyitno mengecek semua barang-barang yang hilang.

Adapun barang yang hilang di antaranya sebuah cincin emas seberat 1,5 gram, sebuah gelang yang seberat 3 gram, 4 cincin dengan harga percincin sekitar Rp 2 juta, seuntai kalung emas seberat 7 gram, dan sebuah gelang emas seberat 5 gram beserta surat-suratnya.

Selain itu uang hasil penjualan toko pracangan sekitar Rp 200 ribu, serta 2 bungkus rokok. Selanjutnya kejadian ini dilaporkan kepada perangkat desa setempat dan diteruskan ke Polsek Lengkong.

Mendapat laporan, petugas Polsek Lengkong langsung mengontak Resmob Polres Nganjuk untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Diketahui, pelaku masuk rumah dengan cara lewat pintu yang kuncinya hanya terbuat dari slot kayu di samping kiri rumah.

Kasat Reskrim Polres Nganjuk Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurniawan mengatakan, saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan. “Ciri-ciri pelaku sudah kami kantongi dan saat ini masih dalam penyelidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi via aplikasi WhatsApp-nya.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date