Pemerintah Pusat Adopsi Prodamas Kota Kediri

Kediri, koranmemo.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Kediri mengklai program pemberdayaan masyarakat (Prodamas) miliknya telah diadopsi oleh Pemerintah Pusat untuk dilaksanakan mulai tahun ini. Namun, jika prodamas per RT bantuannya Pemerintah Pusat akan menggunakannya per kelurahan.

Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar membenarkan informasi adopsi program yang telah sukses dia laksanakan selama lima tahun di Kota Kediri oleh Pemerintah Pusat. Pemerintah mengadopsi program tersebut dikarenakan pelaksanaannya sudah jelas dan tepat langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Prodamas Alhamdulillah diadopsi oleh pusat, ada dana kelurahan itu. Karena di Kediri sudah ada model yang pasti, modelnya sudah jelas aturannya sudah merujuk pada aturan-aturan yang jadi bisa dilakukan oleh siapapun,” katanya.

Lebih lanjut, Mas Abu sapaan akrab Wali Kota Kediri mengatakan, pihaknya telah melakukan diskusi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk pelaksanaan prodamas. Menurutnya, format pelaporan itu nanti yang sedikit berbeda antara prodamas yang dilaksanakan oleh Pemkot Kediri dengan Kemendagri.

“Aturannya mirip, cuma intinya saja. Kita kemarin sudah diskusi dengan Kemendagri terkait ini, cuma nanti format pelaporannya berbeda di Kemendagrinya,” jelasnya.

Sementara, untuk prodamas pada masa kedua jabatan Mas Abu dan Ning Lik Wakil Wali Kota Kediri akan dilaksanakan mulai tahun 2020. Seperti janji kampanyenya dulu, prodamas kini akan menjadi Rp 100 juta per rukun tetangga (RT) per tahun.

“Prodamas nanti tetap ada, hanya bisa dilaksanakan pada 2020 nanti. Tahun ini masih penganggaran dan masih menggunakan prodamas yang kemarin itu,” tandasnya.

Reporter Zayyin Multazam

Editor Achmad Saichu