Pemenang Lelang APKBK Didapatkan, Setelah Dua Kali Gagal

Lumajang, Koranmemo.comKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lumajang sudah mendapatkan pemenang lelang Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye (APKBK) setelah melalui proses panjang dan beberapa kali kesalahan proses lelang.

Yusuf Adi Pamungkas STP, Divisi Umum Keuangan dan Logistik KPU Lumajang, membenarkannya. Namun dia membantah jika kegagalan proses lelang bukan dari KPU tapi karena persoalan teknis dari para pemilik perusahaan  tidak bisa melengkapi persayaratan. Dimana dalam proses lelang semua aset harus milik perusahaan namun faktanya tidak.

Meski pada dasarnya aturan tidak mengharuskan jika aset harus milik perusahaan, tetapi para peserta lelang harusnya menyertakan atau menerangkan dalam persyaratan sehingga proses lelang dilakukan.

Jika proses lelang diteruskan, tentu menyalahi aturan sehingga Tim ULP yang bisa dikenakan pasal dan melanggar.

Kemudian proses lelang kembali dilakukan dan lima hari lalu sudah mendapatkan laporan jika telah didapatkan pemenang lelang, yakni pemilik perusahaan Rio yang nota bonenya pada saat lelang pertama dan kedua tidak ikut.

“Alhamdililah saya lega, karena sudah menyelesaikan proses lelang dan pemenangnya dari Lumajang sendiri sehingga mudah dalam melakukan komunikasi,” jelasnya, Sabtu (3/3).

Dalam proses lelang Alat Peraga Kampanye dan Bahan Kampanye -APKBK sifatnya transparan dan online sehingga tidak bisa ada saran dari KPU. Karena lelang juga dilakukan melalui internet yang artinya dibuka secara umum di LPSE.co.id

Yusuf menerangkan, perusahaan pemenang lelang harus bisa memproduksi baliho, poster, banner, brosur yang nilai anggarannya mencapai Rp 600 juta lebih itu dalam jangka waktu 20 hari.

Dua puluh hari kedepan harus bisa terselesaikan termasuk pemasangannya. Jika tidak terselesaikan maka akan dikenakan sanksi pidana karena ini merupakan suatu aturan dalam konsekwensi pemenang lelang.

Reporter : Abd Halim,Sp

Editor: Gimo Hadiwibowo

Follow Untuk Berita Up to Date