Pemegang KIP, Tak Terima Uang Sama Sekali

Share this :

Nganjuk, koranmemo.comMasyarakat penerima bantuan dari pemerintah mempertanyakan aliran dana KIP (Kartu Indonesia Pintar) yang telah diperoleh. Pasalnya, selama memegang kartu sakti tersebut mereka mengaku zbelum menerima uang sepeserpun, sehingga menduga sejumlah lembaga pendidikan di Kabupaten Nganjuk kurang transparan.

Informasi yang dihimpun Koranmemo.com dari sejumlah sumber, rata-rata dari penerima bantuan KIP mempersoalkan transparansi penyaluran dana subsidi siswa miskin yang tercover melalui Program Indonesia Pintar. Hasilnya, sejumlah lembaga pendidikan setingkat SMP dan SLTA dinilai kurang transparan dalam penyaluran dana bantuan untuk program tersebut.

Seperti dialami Alx, mantan siswa SMPN Sukomoro yang kini duduk di kelas satu di SMAN Sukomoro. Pelajar asal Kecamatan Sukomoro ini mengaku jika sejak kelas 1 di SMPN Sukomoro sudah menerima KIP, tetapi ternyata selama 3 tahun tidak pernah menerima bantuan uang sepeser pun dari sekolah. Padahal, selama 3 tahun dia sudah memegang kartu sakti dan belum sekalipun mendapatkan bantuan tunai melalui program tersebut.

“Selama tiga tahun belum pernah menerima uang bantuan pemerintah tersebut,”ujarnya.

Yang lebih mengejutkan, ketika Alx lulus pada 2017 lalu, ijazahnya hampir tertahan di sekolah lantaran terlambat membayar tunggakan iuran di sekolah sebesar Rp 500 ribu. Perihal masalah ini, ibu kandung Alx pernah mengklarifikasi ke pihak sekolah, namun tidak mendapatkan jawaban yang pasti.

Akhirnya, dia menanyakan ke Dinas Dikpora setempat, dan menurut keterangan petugas di dinas tersebut, Alx memang tercatat sebagai pemegang KIP yang berhak menerima dana bantuan.

Ironi dana bantuan pendidikan tak dialami Alx cukup sampai di SMPN Sukomoro saja. Masalah seputar transparansi dana pendidikan kembali dialami saat dia kini resmi menjadi anak didik baru di SMAN Sukomoro.

Di sekolah barunya ini, Alx memperoleh bantuan gratis berupa 3 stel seragam sekolah. Tetapi di luar pemberian seragam gratis tersebut, ternyata pihak sekolah juga nengeluarkan kebijakan yang tidak bisa ditawar, yakni dia wajib membayar uang gedung (iuran komite/ dana investasi-red) sebesar Rp1,2 juta dan SPP Rp 75 ribu per bulan.

Nasib yang sama ternyata juga dialami Trl, warga kecamatan Gondang, selama tiga tahun menjadi siswa di SMKN Gondang. Sebagai pemegang KIP, Trl juga tidak pernah tahu jumlah uang bantuan dari pemerintah tersebut.

“Saya sendiri juga heran terus fungsinya kartu itu untuk apa. Tetapi logikanya kalau sudah ada KIP ya sekaligus disertai dananya. Terus dana itu lari kemana selama 3 tahun,” keluh Supar, orang tua Trl.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Komisi lV DPRD Nganjuk , Karyo Sulistyo, menilai kejadian tersebut jelas tidak bisa dibenarkan. Pemegang KIP harus menerima dana bantuan tunai melalui lembaga penyalur yang ditunjuk oleh pemerintah.

“Dana dari pusat itu semua langsung masuk ke rekening sekolah masing-masing, baru pihak sekolah yang mendistribusikan kepada siswa yang sudah memiliki KIP,” jelasnya kepada wartawan.

Karyo menyampaikan, penyaluran uang subsidi kepada siswa pemegang KIP setiap per semester atau 6 bulan sekali. Untuk siswa SMP dan sederajat setiap persemester haknya sebesar Rp 375 ribu. Sedangkan untuk SMA dan sederajat persemester menerima Rp 500 ribu.

”Kalau lembaga tidak transparan ini menjadi catatan khusus. Termasuk lenbaga pengawas pendidikan yang pasif juga akan kami panggil,” tegasnya.

Reporter: Andik Sukaca
Editor: Achmad Saichu

10 tanggapan untuk “Pemegang KIP, Tak Terima Uang Sama Sekali

  • 12:45 ,18 Januari 2019 pada 12:45,18 Januari 2019
    Permalink

    Sdh di laporkan ke dinas pendidikan tapi tdk keluar2 dana kip nya..jawaban mereka sdh di daftarkan no kipnya

  • 06:36 ,18 Juni 2019 pada 06:36,18 Juni 2019
    Permalink

    Saya sudah lulus sejak 2017 dari MA di Bandung ..ketika kelas 3 saya diberikan KIP tapi saya tidak pernah mendapatkan manfaat dari KIP… bagaimana apa bisa dana KIP itu dicairkan walaupun sudah lulus?.

  • 13:35 ,18 Juni 2019 pada 13:35,18 Juni 2019
    Permalink

    saya selama dismp pernah mendapatkan bantuan kip.tetapi setelah saya lulus smp saya tidak pernah lagi mendapatkan bantuan kip lagi…..

  • 12:05 ,9 Agustus 2019 pada 12:05,9 Agustus 2019
    Permalink

    Saya sdh kls Xl SMA tp saya tdk pernah menerima bantuan kip..
    Pihak sklh sdh mendata nama saya tp dana tidak keluar..ini gimana urusannya,saya berhak atas bantuan tersebut

  • 01:00 ,4 Februari 2020 pada 01:00,4 Februari 2020
    Permalink

    Saya punya kartu kip tapi saya tidak pernah dapat bantuan apapun bahkan semenjak saya masi smp saya sudah dapat kartu tapi ngak ada dana yang keluar saya sudah mengumpulkan data data yang diminta oleh smp saya maupun smk saya

    Mohon infonya

  • 09:44 ,9 April 2020 pada 09:44,9 April 2020
    Permalink

    sy punya kip dari sd sampai sekarang smp kls 9 blm perna dapat uang kip

  • 09:46 ,9 April 2020 pada 09:46,9 April 2020
    Permalink

    sy punya kip dari sd sampai sekarang smp kls 9 blm perna dapat uang kip mohon bantuanya

  • 08:23 ,27 Juni 2020 pada 08:23,27 Juni 2020
    Permalink

    Saya punya kartu KIP. SMP saya hanya menerima wkt kls 7,seterusnya saya tdk menerima lagi. Sekrg saya SMA kls 12.. mohon bantuannya.Trma kasih

  • 13:03 ,10 Juli 2020 pada 13:03,10 Juli 2020
    Permalink

    Anakku juga dpt kartu KIP sejak kelas 2 SD, dan sekarang sdh lulus SD. Dan sdh masuk kls VII. Tapi sepeserpun blm pernah merasakan dana KIP. Apakah kalau diurus, dananya msh ada?mohon informasinya. Berhubung sdh 5 thn yg lalu dpt kartunya.

  • 14:29 ,10 September 2020 pada 14:29,10 September 2020
    Permalink

    Saya dulu SMP di gresik waktu kelas 7 saya mendapat KIP sebesar 375 rb dan saya pindah di Bojonegoro kata guru saya KIP itu otomatis cair sendiri walaupun aku pindah sekolah,,, eh ternyata kok gak dapat sama sekali sekarang aku sudah SMK tolong bantuannya kepada pihak yang berwajib,, trimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.