Pembunuhan Berencana di Pasuruan: Polda Jatim Ringkus 3 Tersangka, 4 Pelaku Buron

Surabaya, koranmemo.com – Direktorat Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jatim, bersama Satreskrim Polres Pasuruan berhasil mengungkap kasus pembunuhan berencana dan penculikan yang terjadi pada Minggu (15/9). Tiga pelaku diringkus, 4 orang dinyatakan buron.

Berawal adanya penemuan mayat seorang laki-laki pada (16/9), di Desa Ambal Ambil, Kejayan Kabupaten Pasuruan, yang tidak diketahui identitasnya. Kemudian, setelah dilakukan penyelidikan, maka diketahui korban terakhir berkomunikasi pergi bersama pelaku, sehingga dapat dilakukan penangkapan terhadap tersangka masing-masing: Jumadi (36) dan Hariyanto (39), keduanya asal Dusun Rawi Barat, Desa Ambal Ambil, Kejayan, serta Sugiyanto (43), asal Dusun Sapulante, Paserpan Kabupaten Pasuruan.

“Peran tersangka Jumadi  merupakan inisiator.Pelaku melakukan penculikan dan pembunuhan berencana. Ketika melancarkan aksinya ada 7 orang pelaku, dan kami baru dapat lakukan penangkapan 3 orang tersangka. Sedang 4 orang pelaku lainnya dinyatakan sebagai  DPO (buron) serta kami tegaskan untuk pelaku DPO agar menyerahkan diri, karena kalian tidak akan dapat lari dalam permasalahan ini,” tegas Dirkrimum Polda Jatim Kombes Pol Gidion Arif Setyawan, didampingi Kasubdit III Jatanras AKBP Leonard M Sinambela, dan Kasatreskrim Polres Pasuruan, AKP Dewa Putu Prima YP, Minggu (29/9/2019).

Dikatakan, kini anggotanya telah memburu 4 pelaku DPO tersebut. “Kami tegaskan mereka bisa lari kemanapun, tapi tidak akan bisa bersembunyi dan kita akan tetap lakukan penangkapan sampai benar-benar terungkap 7 pelaku ini,” sambung Kombes Pol Gidion.

Dikatakan peran tersangka Sugiyanto yaitu, mengikat korban menggunakan tali tampar kemudian, tersangka Hariyanto berperan mengendarai mobil  kijang warna biru nopol N 1510 EU yang mengevakuasi korban.

Dijelaskan, pertikaian antara mereka berawal dari sepeda motor salah satu pelaku berinisial S yang masih buron tersebut digadaikan ke korban selanjutnya, korban disuruh untuk mencari tetapi tak kunjung dapat menemukan, sehingga para komplotan pelaku marah dengan nekat melakukan penculikan, lalu diikat menggunakan tali tampar, kemudian dipukul menggunakan alat kunci ban mobil.
“Setelah dipukul, Korban meninggal dunia dan ditemukan di lokasi kejadian pada TKP area Pertambangan, Desa Ambal Ambil, Kabupaten Pasuruan,” terang Kombes Pol Gidion Arif kepada koranmemo.com.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu

 

Follow Untuk Berita Up to Date