Pembuat Petis Tewas Tertabrak Sancaka

Jombang, koranmemo.com – Seorang pembuat petis bernama Mukhlisin (45), tewas dengan cara mengenaskan setelah tertabrak kereta Api (KA) Sancaka di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Jatipelem kecamatan Diwek, Rabu (26/9).

Yudi (38) salah satu saksi mata yang biasa menjaga perlintasan mengatakan,  peristiwa tertabraknya warga Desa Pucangsimo Kecamatan Bandar Kedungmulyo tersebut terjadi sekitar  pukul 10.30 WIB. Saat itu dia memberi aba-aba ke pengguna jalan jika akan ada kereta lewat dari barat ke timur atau Jogjakarta ke Surabaya.

Sedangkan korban yang mengendarai sepeda motor Suzuki Shogun bernopol S 4211 WU, dari arah barat belok ke selatan atau dari arah Perak menuju Jatipelem, juga berhenti. Tiba-tiba saja, korban tancap gas lurus hingga tertabrak kereta

“(Dia) Ya berhenti. Sudah saya bilangi ‘sepur pak’. Tiba-tiba korban tancap gas. Akhirnya Korban dan motornya tertabrak. Terseret 20-an meter jauhnya,” kata Yudi kepada sejumlah wartawan di lokasi.

Sementara, Faid Amrullah (37) salah satu Perangkat Desa Pucangsimo yang juga tetangga korban menuturkan, informasi korban tertabrak kereta ia peroleh dari pesan singkat whatsaap (WA).

“Kalau kronologinya saya tidak tahu. Saya waktu di rumah dapat WA dari teman kalau ada warga (Desa Pucangsimo) atas nama Mukhlisin tewas tertabrak kereta. Makanya saya ke sini,” ungkap Faid.

Faid menambahkan, sehari-hari korban Mukhlisin usaha membuat petis. Sehingga diduga korban sedang dalam posisi terburu-buru. “Jam segini proses-prosea masaknya (petis). Mungkin dia terburu-buru mau segera pulang,” ujarnya.

Sementara, kepolisian setempat yang memperoleh informasi adanya kecelakaan, langsung datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara). Petugas juga langsung mengevakuasi jasad korban ke RSUD Jombang.

Reporter Agung Pamungkas

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date