Pembacok Ibu Kandung Ternyata ODGJ

Blitar, koranmemo.com – Heri Susanto (35) pria yang membacok Sai’in (55), ibu kandungnya ternyata mengidap gangguan jiwa. Hal itu setelah pihak Puskesmas Ponggok memeriksa kondisi kejiwaan pelaku.

Iptu Sony Suhartanto Kapolsek Ponggok mengatakan, pelaku warga Desa Karangbendo telah diperiksa oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Kediri di Puskesmas Ponggok, Senin (16/9). Setelah diperiksa ternyata pelaku mengalami ganguan jiwa (ODGJ).

“Hari ini dinas kesehatan memeriksa Heri, hasilnya tim dokter memastikan jika dia adalah orang dalam gangguan jiwa (ODGJ),” ujar Kapolsek.

Iptu Sony menambahkan, pelaku saat ini masih diamankan di Mapolsek Ponggok. Rencananya, pelaku akan dikirim ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Lawang, Malang. Polisi kini tinggal menunggu proses penyelesaian administrasi untuk ikut mengantar Heri ke RSJ.

“Kami masih menunggu hasil koordinasi pihak Pemerintah Deda Karangbendo dengan dinas kesehatan. Secepatnya akan kita kirim kesana,” jelasnya.

Terkait status hukum dipastikan batal karena kondisi pelaku ODGJ. “Yang jelas batal demi hukum karena pelaku ODGJ,” tambah Kapolsek.

Dari awal polisi sudah mencurigai polah tingkah pelaku pembacok ibu kandunya itu. Pasalnya, saat dimintai keterangan motif melakukan tindakan itu Heri selalu ngelantur. Pelaku sering menyebut sedang disantet.

“Sejak pertama kali ditangkap hingga proses penyidikan, tersangka ini selalu ngelantur kalau ditanya. Kami sulit mendapatkan informasi yang pasti dari pelaku,” tandas Kapolsek.

Sementara itu, Heri di hadapan penyidik sering mengatakan bukan pelaku dalam kasus itu. Dia mengaku, sedang disantet oleh adiknya sendiri. Sedangkan tega membacok ibunya sendiri karena sang ibu dianggap seperti Ninja yang akan menyerang dia.

Sebelumnya, warga RT 03 RW 04 Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar digegerkan dengan kasus pembacokan pria terhadap ibu kandungnya sendiri, Sabtu (14/9) sekitar pukul 17.30 WIB. Korban sepulang dari sawah tiba – tiba disambut bacokan sabit berkali – kali oleh anaknya sendiri.

Akibatnya korban mengalami luka hampir di sekujur tubuhnya. Yang paling parah, luka bacok di bagian pelipis kanan termasuk di lengan kanan dan kiri bekas sabetan benda tajam. Informasi terakhir, kondisi korban mulai membaik.

Reporter Zayyin multazam sukri
Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date