Pemakaman Pria Mendadak Tewas di Tol Madiun, Dilakukan Sesuai Protokol Covid-19

Share this :

Jombang, koranmemo.com – Jenazah Sumaji (60) warga Desa Sentul, Kecamatan Tembelang, yang mendadak tewas saat mengemudikan mobil Daihatsu Xenia bernopol S 1765 ZJ di pintu masuk Tol Dumpil Madiun, pada hari Sabtu (25/4), dimakamkan di TPU desa setempat dengan protokol covid-19 malam harinya.

Hal ini dibenarkan oleh Nasutiono, Kepala Desa Sentul bahwa jenazah SJ yang sempat viral di jejaring medsos karena dievakuasi petugas medis dengan memakai APD lengkap, sudah dimakamkan di TPU desa, dengan memakai protokol covid-19, dan sesuai permintaan keluarga yang ingin dimakamkan dekat keluarganya.

“Dalam proses pemakaman malam saat itu juga. Jadi ada enam petugas bersama dua orang keluarganya. Jenazah sopir carteran ini dikubur disisi utara yang jauh dari pemukiman dan dekat sama makam keluarga yang lain. Karena tidak ada penolakan dari warga ya, akhirnya langsung dimakamkan di lokasi permintaan keluarga,” terang Nasutiono saat dihubungi via telepon, Senin (27/4).

Sebagai pemangku desa, ia sendiri belum mengetahui pasti penyebab meninggalnya warganya itu. Kemudian, pihaknya juga menyampaikan kepada keluarga untuk melakukan karantina mandiri selama 14 hari kedepan.

“Jadi kemarin juga petugas dari Puskesmas Tembelang sudah datang dan menjelaskan kepada keluargnya. Ada dua orang di rumah korban ini diminta karantina mandiri,” paparnya.

Terpisah, menurut Budi Winarno, Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Jombang juga membenarkan adanya warga Jombang telah meninggal mendadak di Tol Dumpil Madiun. Dirinya juga menerangkan, kendati dimakamkan dengan protokol covid-19, namun SJ meregang nyawa disebabkan penyakit lain.

“Jadi riwayat SJ ini dari keterangan tim medis di Madiun, telah meninggal karena sakit jantung koroner, jadi tidak mengarah ke Covid. Meskipun bukan Covid-19, tapi tetap proses pemakamannya memakai protokol covid-19,” tutupnya, sinkat.

Reporter : Taufiqur Rachman
Editor Achmad Saichu