Pemakaman 3 Terduga Teroris Bom Rusunawa Wonocolo Dikawal Ketat

Sidoarjo, koranmemo.com – Tiga jenazah korban ledakan Rusunawa Wonocolo, Kecamatan Taman, Sidoarjo akhirnya dimakamkan di pemakaman umum khusus orang tak dikenal (Mr. dan Mrs. X) milik pemkab Sidoarjo, Jumat, (18/5/2018) sore.

Tiga jenazah pelaku terduga teroris tersebut dibawa dari RS Bhayangkara Polda Jatim. Ketiga jenazah tiba di lokasi pemakaman yang berada di jalan Mayjend Sungkono Desa Pucang, Sidoarjo tiba sekitar pukul 14.30 WIB.

Dengan pengawalan ketat dari tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror Mabes Polri prosesi pemakaman dilaksanakan.

Dari pantauan koranmemo.com, makam yang berada di sebelah timur Dinas Kesehatan Sidoarjo ini adalah jenazah dari Sari Puspitasari (istri Anton), dan Hilya Aulia Rachman (anak tertua). Mereka dikebumikan dalam satu liang lahat. Untuk terduga teroris atau pelaku peledakan bom di rusunawa wonocolo pada lantai 5 blok B kamar nomor 2, Anton Ferdiantono (kepala keluarga) berada tidak jauh dari keduanya. Hanya berada sedikit di sebelah utara.

Saat proses penggalian liang lahat, tampak satu jenazah terpaksa harus dipindahkan karena keterbatasan tempat. “Dalam tahun kemarin sudah 70 jenazah orang tanpa identitas dan tidak dikenal dimakamkan di sini,” ujar Wiyono kepala bidang pelayanan rehabilitasi sosial Sidoarjo.

Wiyono menambahkan, ketiga jenazah ini dipastikan meninggal dalam peristiwa peledakan bom rakitan di Rusunawa, Wonocolo, Taman Kab. Sidoarjo pada peristiwa Minggu, (13/5) lalu.

Sebelum proses pemakaman ketiga jenazah itu, tampak 1 jenazah yang telah dimakamkan terpakasa dipindahkan terlebih dahulu.  Hal ini diakui Wiyono karena keterbatasan lahan.

Lebih jauh Wiyono menjelaskan, saat ini warga di tempat tinggalnya menolak jika korban dimakamkan di tempat pemakaman setempat.

“Pihak warga setempat menolak jika dimakamkan di lokasi dia tinggal. Terpaksa alternatif terakhir dimakamkan di pemakaman Mr. X. Disini khusus jenazah tanpa identitas,” cetus Wiyono.

Dari data yang berhasil dihimpun, Anton tercatat sebagai warga Manukan, Surabaya. Bersama 4  anaknya sudah menempati Rusunawa di Wonocolo sejak 3 tahun  ini.

Seperti diberitakan, ledakan terjadi di rusunawa Wonocolo, Blok B lantai 5, Taman Sidoarjo pada Minggu, 13 Mei 2018 malam. Dalam ledakan pertama, kamar yang dihuni sekeluarga tersebut menewaskan Sari Pusputarini (istri Anton) dan Hilya Aulia Rachman (Anak Pertama).

Sedangkan ketiga anak lainnya, yakni Ainur Rachman, Faizah Putri (11) dan Garida Huda Akbar (10) dinyatakan selamat dan mengalami luka-luka. Sementara, Anton yang diduga dalang dalam insiden ledakan tersebut terpaksa dilumpuhkan petugas lantaran terduga masih diketahui memegang pemicu ledakan.

Reporter: Yudhi Ardian

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date