Peletakan Batu Pertama Gedung PT. BEI KP Jatim di Surabaya

Share this :

Surabaya, koranmemo.com – Menunjang perkembangan pasar modal di Jatim secara sisi investor maupun perusahaan tercatat, PT. BEI (Bursa Efek Indonesia) telah menambah aset pembangunan gedung KP (Kantor Perwakilan) yang terletak di kawasan Jalan Kusuma Bangsa No. 19 Surabaya.

Pada pembangunan gedung tersebut sebagai simbolis dilakukan peletakan batu pertama yang diresmikan oleh Direktur Utama PT. BEI, bersama Anggota DPR RI Komisi XI Indah Kurnia, serta pejabat lainnya Kepala OJK (Otoritas Jasa Keuangan) Kantor Regional 1V Jawa Timur Heru Cahyono.

Direktur Utama PT. BEI Inarno Djajadi menuturkan peresmian Gedung KP BEI Jatim merupakan gedung yang dimiliki langsung ke lima diantaranya dan pertama kali dibangun sejak awal. Untuk status gedung tersebut milik sendiri, melainkan bukan dari sistem sewa. Masing-masing lokasinya selain di Jatim adalah, di daerah Jawa Barat, DIY Yogyakarta, dan Sumut (Sumatera Utara), serta Bali “Kami dirikan KP BEI Jatim baru nantinya akan memfasilitasi gedung berlantai 5 dengan luas 558 meter persegi.

“Sementara, karena masih dalam proses pembangunan, kita alihkan Gedung KP BEI Jatim bertempat di Jalan Taman Ade Irma Suryani Nasution No. 21 Surabaya,” jelasnya saat diwawancarai seusai meresmikan peletakan batu pertama, Senin (6/1/2020).

Menurutnya, dengan pembangunan gedung KP BEI Jatim merupakan potensi luar biasa yang menjadi faktor alasan utama sekaligus bentuk komitmen PT. BEI terhadap pasar modal, serta di Jatim terdapat sebanyak 59 anggota bursa yang tersebar di beberapa Kabupaten/Kota antara lain, sebanyak 40 anggota bursa Surabaya, dan 15 anggota bursa di daerah Malang dan sisanya 1 anggota bursa masing-masing daerah di wilayah Kediri, Blitar, Situbondo dan Jember. “Totalnya kami ada sebanyak 34 perusahaan yang tercatat berlokasi di Jatim,” ujar Inarno Djajadi kepada koranmemo.com.

Diungkapkan dari kalangan investor per bulan November 2019 kemarin, mencapai 137.816 SID (single investor identification). Bahkan, lanjut Inarno terdapat sebanyak 60 Galeri Investasi BEI, termasuk di dalamnya ada 6 Galeri Investasi Syariah BEI yang tersebar di berbagai Kabupaten/Kota di Jatim turut memudahkan masyarakat untuk dapat mengakses seputar informasi pasar modal. “Kami harap semuanya dapat menunjang kinerja keuangan perusahaan dalam meningkatan seiring adanya pertambahan aset agar efisiensi biaya sewa gedung di masa depan,” imbuhnya.

Selain itu, Inarno Djajadi menambahkan dengan diresmikan pembangunan Gedung baru KP BEI Jatim, kedepannya dapat menunjang dan memberikan dampak positif dalam meningkatkan pelayanan, fungsional, serta peran BEI pada perkembangan pasar modal Indonesia, khususnya di Jatim.

Reporter M Fauzi
Editor Achmad Saichu