Pelaksanaan APBD 2016, Dewan Menerima Pertanggungjawaban Bupati

Share this :

Trenggalek, koranmemo.com – DPRD Kabupaten Trenggalek melalui Tim Badan Anggaran(Banggar) menilai bahwa Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Trenggalek tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016 memenuhi syarat.Hal ini disampaikan wakil tim Banggar, M Hadi dalam sidang paripurna,Senin(17/7).

“Untuk selanjutnya Badan Angaran DPRD Kabupaten Trenggalek  yang telah menyetujui akan menetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Trenggalek dengan beberapa catatan, saran dan masukan untuk perbaikan kinerja pemerintah daerah, “terang Hadi.

Kererangan M Hadi disampaikan saat digelarnya rapat Paripurna DPRD Kabupaten Trenggalek yang beragendakan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun 2016 yang telah dimulai sejak digelarnya paripurna beberapa waktu yang lalu.

“Dengan paripurna ini maka APBD 2016 pertanggungjawabannya telah berpayung hukum nantinya dan akan diusulkan  menjadi Peraturan Daerah (Perda) setelah revisi dari Gubernur Jatim,”katanya.

Hadi juga menyampaikan Badan Anggaran DPRD akan mendorong bupati beserta jajaran eksekutifnya untuk meningkatkan kinerjanya sehingga pelaksanaan APBD tahun 2017 dan seterusnya bisa lebih optimal dengan menekan Silpa seminim mungkin, kualitas pembangun fisik semakin baik, pengelolahan keuangan dan barang daerah sesuai dengan peraturan perundang -undangan dan tidak lagi ditemukan pekerjaan fisik yang kurang volume, pengelolahan keuangan daerah yang tidak patuh pada peraturan sehingga menjadi temuan BPK dan memunculkan opini Wajar Dengan Perkecualian(WDP).

“Kami berharap opini yang diberikan oleh BPK Wajar Tanpa Perkecualian(WTP) tahun anggaran 2017 bisa dipertahankan untuk tahun berikutnya, “ungkapnya.

Selain itu, menurut Hadi, Kinerja kinerja Eksekutif tahun anggaran 2016 sudah baik sehingga realisasi pendapatan dapat dicapai sesuai target namun realisasi belanja belum bisa memenuhi target.”Ya ini akan menjadi pembelajaran, tetapi kami yakin untuk kedepannya bisa lebih baik sehingga semua kegiatan pembangunan yang bersumber kepada APBD bisa dirasakan dan bermanfaat bagi masyarakat Trenggalek, termasuk bisa menekan sisa lebih pembiayaan anggaran, “pungkasnya.

Reporter : Agus Riyanto
Editor      : Hamzah Abdillah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.