Pedagang Durian Ketiban Untung

Trenggalek, Koran Memo – Musim buah durian di Kabupaten Trenggalek, membawa berkah tersendiri bagi para pedagang durian. Meraka mampu meraup untung hingga puluhan juta rupiah dalam sehari. Omzet para pengepul buah durian ini bisa mencapai kurang lebih Rp 50 juta per hari. Durian lokal Trenggalek ini banyak dikirim ke sejumlah kota di Indonesia.

Stand Pedagang Durian di jalan Raya Ngetal –Durenan
Stand Pedagang Durian di jalan Raya Ngetal –Durenan

Ribuan buah durian bertumpuk memadati halaman rumah milik salah seorang pedagang di Desa Sawahan, Kecamatan Watulimo. Raja buah ini seluruhnya merupakan komoditas lokal yang didapat dari sejumlah kecamatan seperti Watulimo, Kecamatan Kampak dan Kecamatan Munjungan.

Seorang pedagang buah durian, Yani Prasongko, mengaku dalam sehari rata-rata ia mampu memasok durian sebanyak tiga pikap ke sejumlah kota seperti Kediri, Tulungagung, Blitar, Surabaya dan kota lain di Jawa Tengah hingga Ibu Kota Jakarta. Dalam sehari, Yani mendapat omzet Rp 50 juta.

“Musim durian tahun ini kami setiap hari melayani pembelian dari luar kota, sebanyak tiga mobil bak terbuka dalam sehari. Untuk di tempat saya, omzet kami sebesar lima puluh juta rupiah per hari,” ungkap Yani.

Buah durian asal Trenggalek ini banyak diminati pembeli di Jawa Timur karena terkenal dengan rasanya yang legit dan manis. Durian ini memiliki banyak varian, yakni durian bagong, durian petruk, dan durian sawahan.

Durian dari Trenggalek banyak diminati pembeli dari luar kota karena rasanya yang memang enak dan mampu melayani dalam jumlah besar, Penjualan durian ada tingkatannya, yaitu jenis A, B dan C yang mempunyai harga berbeda per bijinya. Imbuh yani

Sejumlah pedagang mengaku, hasil panen raya durian di Kecamatan Watulimo mengalami penurunan dari tahun lalu. Pada panen raya tahun lalu, setiap pedagang besar rata-rata mampu memasok buah durian ke luar kota hingga lima mobil bak terbuka.

Sedangkan saat ini pedagang hanya mampu mengirim durian rata-rata tiga pikap. Penurunan hasil panen buah durian lokal Trenggalek diakibatkan cuaca yang tidak menentu, dan banyaknya hama pengerat.

Meski demikian kita wajib tetap bersyukur masih bisa menikmati hasil bumi di wilayah trenggalek ini. Sangat kita harapkan semoga di tahun yang akan datang dapat panen secara optimal. Karena trenggalek sudah terkenal sampai ke luar daerah dengan hasil bumi yang sangat melimpah. (Rud/Haz)

Follow Untuk Berita Up to Date