PDP Corona Asal Kecamatan Ngasem Lakukan Swab

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Satu lagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19 Kabupaten Kediri asal  wilayah Kecamatan Ngasem sedang dalam.perawatan intensif di ruang Isolasi RSUD Gambiran Kota Kediri. Pasien berjenis kelamin pria ini mulai masuk rumah sakit Selasa malam (31/3). Saat ini untuk rujukan bisa di RSUD  Gambiran dan tidak harus di RSUDKK Kediri dan RSUD SLG.

Sementara untuk kelanjutan PDP asal Kecamatan Ngasem ini dilakukan Swab. Ini untuk mengetahui langkah berikutnya penanganan PDP agar bisa cepat sembuh. Untuk keluarga harus isolasi diri hingga 14 hari kedepan.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid 19 Kabupaten Kediri dr Ahmad Khatib mengatakan, pemeriksaan swab suatu keharusan untuk mengetahui langkah berikutnya guna  menpercepat kesembuhan. Perawatan intensif mutlak diperhatikan mekanismenya agar tidak menular.

“Untuk hasil swab biasanya diketahui setelah dua hari PDP masuk ruang isolasi. Kita telusuri riwayat kontak terakhir PDP ini dengan siapa dan lokasinya dimana. Ini untuk menekan penyebaran Covid 19, ” katanya.

Ditambahkan dr Khotib, hendaknnya untuk keluarga, kerabat dan tetangga tidak besuk dulu dan mengisolasi diri di rumah secara disiplin. Sedangkan PDP asal wilayah Ngadiluwih yang meninggal di RS Iskak Tulungagung sudah dimakamkan oleh petugas medis menggunkan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai dengan Standart Operasional Prosedur (SOP) yang ada. APD petugas dilakukan hingga pemakaman.

  ” Sedangkan hasilnya masih nunggu dan kita harapkan keluarga juga paham akan hal ini dengan prosedur perawatan hingga pemakaman untuk pdp wilayah Ngadiluwih sesuai prosedur dan tidak ada pentakziah, ” imbuhnya.

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu