PDIP Jatim Target Kuasai 13 Daerah

Share this :

Madiun, Koranmemo.com-Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPD-PDIP) Jawa Timur menargetkan kuasai 13 kabupaten/kota dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak pada 2018.

“DPP PDIP punya espektaksi yang tinggi dengan Jawa Timur, bagaimana Jawa Timur dapat memenangkan dalam Pilkada 2018. Karena itu, kita bertekad memenangkan di 13 Kabupaten/Kota di Jawa Timur dan diharapkan dapat menjadi Wakil Gubenur,” kata ketua PDIP Jatim Kusnadi saat acara Rakercab DPC PDIP Kabupaten Madiun, Rabu (07/06/2017).

Menurut dia, mendekati Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, maka pertarungan Pilkada 2018 nanti diprediksi semakin keras. Terlebih, secara nasional, pemilih terbesar ada di tiga Pulau Jawa, yaitu Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, mencapai sekitar 62 persen.

“Dari logika sederhana, siapapun yang menguasai tiga Jawa tersebut dalam Pilkada 2018, maka akan punya modal dasar yang kuat dibanding parpol lain pada Pilpres 2019. Sehingga dipastikan pada Pilkada 2018 akan semakin keras, sebab ini pertarungan perebutan kekuasaan,” katanya.

Mendasar pemetaan politik di Jawa, dimana Jawa Timur merupakan basis kaum religius, dia mamastikan pada Pilkada mendatang, PDIP sebagai representasi kaum nasionalis akan berkoalisi dengan PKB. Hal ini juga bagian untuk membentengi lawan politik yang ingin merusak nilai –nilai kebangsaan dan Pancasila.

“Sehingga dua kekuatan besar di Jawa Timur harus bersatu, yaitu nasionalis dan religius. Dimana representasi dari kaum nasionalis adalah PDIP dan religius adalah PKB. Jika kedua kekuatan besar ini benturan maka yang diuntungkan adalah lawan kita,” ujar politisi PDIP gaek ini.

Wakil Ketua DPRD Jatim itu juga menegaskan, berangkat dari pengalaman, maka pada Pilkada 2018 mendatang, PDIP memutuskan tetap mengusung kader dari internal PDIP, bukan lagi dari luar.

Hal itu juga berlaku di Kabupaten Madiun yang kini sudah terjalin koalisi dengan PKB untuk memberangkatkan bakal calon Wakil Bupati.  “PDIP sudah ada kesepakatan dengan partai pemenang Pemilu yakni PKB, meski belum menunjuk orang, namun saya berharap yang berangkat merupakan kader kita sendiri,” ujarnya.

Karena itu, dia mengingatkan agar kader PDIP Kabupaten Madiun untuk tetap bersatu dan menciptakan situasi kondusif dalam rangka merebut kemenangan Pilkada 2018. “Apabila di internal PDIP ada dua bakal calon yang mendaftar, namun jika partai sudah mengambil keputusan menunjuk salah satu kader sebagai calon maka seluruh kader harus bersatu untuk memenangkan,” tandasnya.

Reporter: Hendri Wahyu Wijaya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.