Pasok Okerbaya, Pemuda Jombang Disergap Tim Rajawali 19 Polres Nganjuk

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Janji untuk melibas jaringan dobel L di wilayah Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk yang didengungkan polisi, rupanya bukan isapan jempol belaka. Terbukti, Tim Rajawali 19 Satresnarkoba Polres Nganjuk dapat mengamankan pemasok pil dobel L.

Pelakunya, Aman (21) buruh tani warga RT 04/RW 04 Dusun Plosogerang Desa Plosogeneng Kecamatan/Kabupaten Jombang. Dia disergap tim antinarkoba di sebuah warung kopi Dusun Cekel Desa Dawuhan Kecamatan Jatikalen Kabupaten Nganjuk, Selasa (1/9) sekitar pukul 20.00 WIB.

Dari penangkapan ini, diamankan barang bukti yaitu ; 7 plastik klip berisi pil dobel L masing-masing 50 butir ; 5 plastik klip berisi pil dobel L masing-masing 10 butir ; plastik kresek warna hitam ; sebuah ponsel, dan 1 unit sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam nopol S 3016 OAC.

“Tersangka Aman ini pengembangan dari tersangka Aji yang sebelumnya diringkus oleh Unit Reskrim Polsek Jatikalen. Lalu, kasusnya dikembangkan oleh Satresnarkoba Polres Nganjuk,” ujar Iptu Rony Yunimantara Kasubbag Humas Polres Nganjuk, Rabu (2/9).

Menurut pengakuan tersangka Aji, lanjut Rony, selama ini pil dobel L yang dijajakannya itu dipasok oleh tersangka Aman. Akhirnya, Tim Rajawali 19 berusaha memancingnya agar keluar dari persembunyiannya.

“Setelah memantau gerak geriknya, akhirnya tim opsnal melakukan pengintaian di sekitar warung kopi Dusun Cekel Desa Dawuhan Kecamatan Jatikalen. Karena informasinya, tersangka akan transaksi di situ,” urainya.

Setelah diintai beberapa jam lamanya, tersangka dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam nopol S 3016 OAC, datang ke warung tersebut. “Usai transaksi, petugas langsung menggerebeknya,” jelas Rony.

Ketika dilakukan penggeledahan, kata Rony, petugas menemukan barang bukti. Selanjutnya, tersangka dan barang bukti dibawa ke kantor Satresnarkoba Polres Nganjuk. “Saat ini tersangka masih menjalani penyidikan,” imbuhnya.

Sementara itu, Kasat Resnarkoba Polres Nganjuk Iptu Pujo Santoso mengatakan, setelah dilakukan interogasi, dan pemeriksaan, tersangka Aman mengaku membeli pil dobel L dari temannya di Jombang.

“Nama dan alamat jaringan di atasnya sudah kami kantongi, dan saat ini anggota masih memburu keberadaan jaringan peredaran obat keras berbahaya (okerbaya) ini. Doakan semoga dapat tertangkap lagi pelakunya,” kata Pujo.

Reporter : Muji Hartono

Editor      : Della Cahaya