Pasien Positif Corona Dari Blitar Dirawat di RSUD Pare

Share this :

Kediri, koranmemo.com – Satu pasien berjenis kelamin perempuan dan berusia 38 tahun berasal dari wilayah Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar dirawat di RSUD Pare. Sedangkan di Kabupaten Kediri hingga saat ini Orang Dalam Risiko (ODR) berjumlah 493 dan tersebar di 26 Kecamatan di Kabupaten Kediri.

Yang dimaksud ODR ini berasal dan pernah tinggal di daerah terjangkit dan negara terjangkit Covid 19. Sedangkan Orang Dengan Pantauan (ODP) ada 16 orang. ODP adalah ODR dengan keluhan.

Sedangkan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dua orang dan proses penyembuhan. Untuk perempuan yang terpapar Covid 19 dari Blitar ini sejak, Sabtu (21/3) siang dinyatakan positif terpapar Covid 19.

Hari pertama perawatan dan hasil pemeriksaan total hasilnya diketahui Minggu (22/3) sore. Pasien ini merupakan rujukan dari RS Siti Aminah Blitar karena di Blitar tidak ada ruang perawatan khusus isolasi pasien Covid 19 dan kurang adanya peralatan yang memadai. Di beberapa rumah sakit di Blitar dan Tulungagung penuh pasien dan tidak ada kamar perawatan.

Juru bicara Satuan Gugus Tugas Covid 19,dr Bambang Triyono Putro menjelaskan kondisi pasien ini selama dua hari di rawat di RSUD Pare, hingga Senin (23/3) pukul 10.00 kondisinya membaik. Pasien ini memiliki riwayat dari Kota Bogor dan wilayah Kota Bogor Kota terjangkit Covid 19.

Selanjutnya pulang ke kampung halamanya di Blitar dan merasakan batuk,pilek,suhu 38 derajat celcsius dan  kondisi serupa Covid 19, akhirnya dilarikan ke RS Siti Aminah Blitar.  Dalam pemeriksaan benar dinyatakan positif Covid. Karena keterbatasan alat  di Blitar inilah akhirnya pasien dirujuk ke RSUD Pare untuk perawatan intensif di ruang isolasi khusus.

“Karena rumah sakit rujukan tentunya tidak bisa menolak pasien tersebut. RSUD Pare merupakan rumah sakit rujukan dari 34 rumah sakit rujukan di Jawa Timur. Sejauh ini pasien ini dalam pengawasan tim medis dan selama dua hari perawatan dalam kondisi membaik. Pantauan tetap diintensifkan dan menunggu perkembangan pemulihan kesehatan pasien,” ujarnya.

Bambang menambahkan pentingnya protocol pengamanan Covid 19 harus dikedepankan saat ini. Selanjutnya bagi yang kontak langsung dengan pasien tentu juga harus dilakukan pemeriksaan. Saat ini menjelang adanya libur lebaran juga adanya orang mudik dan TKI pulang dan penting untuk pemeriksaan.

Reporter Bakti Wijayanto

Editor Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date