Pasca Terbakar, Pembangunan Pasar Ngunut Diprediksi Tidak Selesai Tahun Ini

Share this :

Tulungagung, koranmemo.com – Pasca terbakar hebat November 2019, Pasar Ngunut mulai dibangun tahun ini. Tampaknya, penghuni pasar tidak bisa menempati tahun ini lantaran sampai sekarang belum memasuki proses lelang pembangunan.

Sekretaris Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung, Sutrisno mengatakan, pembangunan Pasar Ngunut akan menggunakan tiga anggaran. Pertama anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Pemerintah Pusat, dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tulungagung.”Dari Provinsi dan Pusat anggarannya sudah ada. Tinggal dari kabupaten (Tulungagung, red) masih dilakukan perubahan penjabaran anggaran,” ujarnya, Selasa (14/1).

Detail engineering design (DED) bahkan sampai saat ini belum dikerjakan. Hal itu, menurut Sutrisno, tahun ini Pasar Ngunut tidak akan selesai pengerjaannya. “Tentunya harus dilelang dulu. Itu nanti yang akan menentukan mana yang akan dibangun pakai anggaran provinsi, mana yang pusat, dan mana yang dibangun oleh kabupaten. Tapi ini belum bisa dilakukan lelang,” jelasnya.

Anggaran yang disediakan oleh Pemprov Jatim melalui bantuan keuangan (BK) sekitar Rp 12 miliar. Dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perdagangan sebesar Rp 18 miliar, sedangkan Pemkab Tulungagung menganggarkan Rp 10 miliar untuk pembangunan kembali Pasar Ngunut. “Kalau anggaran semuanya sudah siap tahun ini bisa dimulai. Harapannya bisa selesai tahun ini, tapi sepertinya pembangunan secara keseluruhan tidak bisa selesai tahun ini,” tandas Sutrisno.

Seperti diketahui, setelah Pasar Ngunut terbakar hebat pada 15 November 2019, seluruh pedagang menempati tempat penampungan sementara. Mereka menempati pasar hewan yang berada di Desa Kaliwungu Kecamatan Ngunut Kabupaten Tulungagung.

Reporter Zayyin multazam sukri

Editor Achmad Saichu