Pasca Pengeboman Gereja Surabaya, Polresta Kediri Pertebal Lapisan Pengamanan

Kediri, koranmemo.com -pengamanan di sejumlah gereja dan objek vital di Kota Kediri dipertebal. Kondisi ini menyusul terjadinya aksi teror yang diduga bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. Penebalan lapisan pengamanan itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan keamanan masyarakat.

Kapolresta Kediri, AKBP Anthon Haryadi melalui Kasubbag Humas Polresta Kediri, AKP Kamsudi mengatakan, setidaknya pihaknya menyiagakan sebanyak lima personel di sejumlah gereja di Kota Kediri. Lima personil yang disiagakan di setiap gereja di Kota Kediri itu dilakukan untuk memberikan kenyamanan dan kemanaan umat nasrani yang menjalankan ibadah. “Ada sekitar lima personel. Begitu juga dengan polsek jajaran sesuai dengan wilayahnya masing-masing,” jelasnya, Minggu (13/5).

Pengamanan dan penebalan personel di sejumlah geraja dan di objek vital di Kediri tak hanya dilakukan di tubuh Polri. Puluhan personel TNI juga diterjunkan untuk memberikan lapisan penebalan pengamanan menyusul insiden tersebut. “Untuk gereja besar sekitar lima personel dan gereja kecil sekitar dua personel dari wilayah masing-masing Koramel. Kami (penebalan, red) prioritaskan saat ada aktivitas. Begitu juga dengan peningkatan pengamanan di Makodim itu sendiri,” jelas Letkol Kav Dwi Agung Sutrisno, Komandan Distrik Militer (Dandim) 0809.

Dia menyebut, penebalan lapisan pengamanan ini dilakukan hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan. Tak hanya menyiagakan sejumlah personil di tempat peribadatan umat nasrani, sejumlah objek vital dan tempat keramaian di Kediri juga dilakukan pengamanan. “Kalau patroli rutin sudah ada. Namun ini tadi kami lakukan penebalan lapisan keamanan pasca terjadi ledakan. Tujuannya masyarakat biar aman dan nyaman serta menghindari tindakan yang tidak diinginkan,” pungkasnya.

Reporter : Angga Prasetya

Editor : Della Cahaya

Follow Untuk Berita Up to Date