Pasca OTT, Rumdin Bupati Jombang Digeledah

Jombang, Koranmemo.com – Pasca penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang, petugas lembaga antirasiuah diketahui melakukan penggeledahan di rumah dinas (rumdin) bupati di Jalan RA Soeroadiningrat, Jombang.

Pengamatan wartawan, sejumlah petugas mendatangi rumdin, Sabtu (3/2) sekitar pukul 21.30 WIB,menggunakan mobil  bernopol L 1658 AB. “Jumlahnya saya kurang tahu. Tapi ini benar (KPK),” kata Tejo, salah satu petugas jaga kepada wartawan.

Penggeledahan di rumdin Bupati Nyono ini tak berlangsung lama. Tepat pukul 22.15 WIB, empat orang mengenakan masker penutup wayah, terlihat keluar dari rumdin dan bergegas masuk ke dalam mobil.  Salah satu petugas pria mengenakan pakaian motif bergaris, terlihat membawa sejumlah dokumen.

Sementara, selain menggeledah rumdin Bupati Nyono, penyidik KPK juga diketahui menyegel pintu ruang kerja Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang, dr Inna Silestyowati.

Ini diketahui saat sejumlah wartawan mendatangi kantor yang berada di sisi belakang komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Jombang di Jalan KH Wahid Hasyim No 137 Jombang.Penyegelan ini diduga terkait OTT Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko.

“Datang (Sabtu) sekitar pukul 21.00 WIB. Petugas langsung menunjukkan surat tugas, kemudian melakukan penyegelan,” kata petugas jaga yang menolak memberitahukan namanya kepada wartawan.

Diberitakan sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di Jawa Timur. Kali ini, dalam OTT tersebut, KPK menangkap Nyono Suharli Wihandoko, Bupati Jombang.

Hingga berita ditulis belum diperoleh konfirmasi kasus yang menjerat Bupati Nyono. Melalui pesan singkat WA sekitar pukul 21.30 WIB, Jurubicara KPK Febri Diansyah menyebut KPK masih menunggu pemeriksaan sebelum merilis kasus tersebut.

Reporter : Agung Pamungkas

Editor : Vrian Triwidodo

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.