Pasca OTT Bupati Nganjuk dan Istri oleh KPK, Kantor Pemkab Sepi

Share this :

Nganjuk, koranmemo.com – Kantor Bupati Nganjuk terlihat sepi pasca adanya OTT (Operasi Tangkap Tangan) yang dilakukan KPK terhadap Bupati Taufiq beserta istri, maupun para pejabat di dua lokasi berbeda, Jakarta dan Kabupaten Nganjuk. Terlihat ruang pucuk pimpinan eksekutif tersebut tertutup dan lampu dalam kondisi mati, Kamis (26/10).

Pantauan Koranmemo.com di lapangan, usai menggelar apel pagi di halaman Kantor Pemkab Nganjuk, Wabup Nganjuk beserta Sekda dan sejumlah pejabat menggelar pertemuan guna menyikapi permasalahan tersebut. Pihak Pemkab juga telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri sambil menunggu hasil rilis resmi dari KPK di Jakarta.

Informasi yang berhasil dihimpun, Bupati Taufiq beserta istri, Ita Triwibawati, dan sejumlah pejabat terjaring OTT oleh KPK di salah satu hotel di Jakarta, Rabu (25/10). Selain itu, salah satu kepala sekolah di lingkup Dinas Pendidikan Nganjuk juga diduga turut serta. Dalam operasi senyap itu, komisi anti rasuah berhasil mengamankan  uang tunai ratusan juta rupiah yang diduga sebagai pelicin jabatan kepala sekolah.

Wakil Bupati Nganjuk, Abdul Wakhid Badrus, mengaku tidak mengetahui secara pasti terkait masalah OTT yang dilakukan oleh KPK. Namun, menurut informasi yang diperoleh kemungkinan terkait jabatan kepala sekolah di Dinas Pendidikan Kabupate  Nganjuk. “Saya kurang tahu secara pasti terkait masalah apa OTT yang dilakukan KPK,” ungkapnya kepada sejumlah pewarta.

Sementara itu, dalam wawancara sebelumnya, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah membenarkan terkait OTT terhadap Bupati Nganjuk, Taufiqurrahman. Febri mengungkapkan, sekitar lima belas orang diperiksa penyidik KPK di dua lokasi berbeda, yaitu Jakarta dan Kabupaten Nganjuk.

Reporter : Andik Sukaca

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.