Pasar Tradisional Menjadi Sasaran Operasi Yustisi Penerapan Protokol Polres Blitar

Share this :

Blitar, koranmemo.com – Tim Satgas Covid-19 Polres Blitar melakukan operasi yustisi, Senin (14/9). Yang menjadi sasaran mereka adalah pasar tradisional.

Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani melalui Wakapolres Blitar Kompol Himmawan Setiawan mengungkapkan, pasar tradisional menjadi sasaran utama karena di tempat tersebut masih banyak ditemukan pelanggaran.

Banyak pedagang maupun pembeli tidak menggunakan masker saat berjualan atau berbelanja.

“Selama ini kita ketahui masih banyak pelanggaran penerapan protokol kesehatan di Pasar tradisional. Oleh sebab itu kita prioritaskan pendisiplinan di pasar tradisional. Sasaran pertama Pasar Lodoyo,” ungkap Kompol Himmawan, Senin (14/9).

Bukan tanpa alasan mengapa pasar tradisional menjadi sasaran Operasi Yustisi Penerapan Protokol Polres Blitar. Hal ini karena pasar tradisional menjadi salah satu tempat yang memiliki resiko tinggi sebagai tempat penyebaran virus corona.

Baca Juga: Shin Tae-yong Ubah Posisi Pemain U-19

Oleh sebab itu Polres Blitar menegakkan pendisiplinan bagi para pedagang dan pembeli. Pada hari pertama razia, setidaknya lebih dari 20 orang melanggar protokol kesehatan dengan tidak menggunakan masker.

Pada hari pertama Operasi Yudisti Penerapan Protokol ini, Polres Blitar memberikan sanksi membersihkan fasilitas umum yang ada di pasar. Namun mulai Selasa (15/9), petugas gabungan akan menerapkan Yustisi Penerapan Protokol dengan memberikan sanksi denda.

Baca Juga: Tekan Penyebaran Covid-19, Gencar Lakukan Swab Massal

“Mulai Selasa (15/9) kita mulai terapkan denda. Hari ini kita masih berikan sosialisasi mengenai peraturan dan penerapan disiplin ini,” tegas Kompol Himmawan.

Reporter: Nuramid Hasjim

Editor: Della Cahaya