Pasangan Pelajar Anak Pejabat Tepergok Berduaan di Kamar Kos

Kediri, Koranmemo.com- Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Kediri merazia dua pasangan pelajar di rumah kos Nirwana 2 di Kelurahan Bangsal Kecamatan Pesantren Kota Kediri, Rabu (15/11). Diketahui salah satu dari pasangan pelajar setingkat SMA di Kota Kediri ini merupakan anak pejabat di Kabupaten Kediri.

Dua pasangan pelajar yang diketahui yakni HA (17) warga Kecamatan Ngantru Kabupaten Tulungagung dan HS (16) warga Kecamatan Pare Kabupaten Kediri hanya bisa tertunduk malu. Bahkan HS yang diduga merupakan anak pejabat legislatif di Kabupaten Kediri bersembunyi di bawah bangku meja kantor Satpol PP Kota Kediri untuk menghindari sorotan media.

Pengamatan di lokasi, dengan mengenakan seragam pramuka, pelajar tersebut hanya menangis sembari menutupi wajahnya dengan kertas. Pria yang diduga merupakan pacarnya tampak lesu dan hanya menundukkan kepala ketika dilakukan pendataan petugas.

Sementara, pasangan lainnya yang juga masih satu sekolah  hanya tertunduk malu. Pelajar asal Kecamatan Munjungan Kabupaten Trenggalek ini hanya diam dan menundukkan kepala. Dia tak menyangka jika akhirnya harus berurusan dengan petugas penegak aturan daerah (Perda).

Nur Khamid, Kabid Trantib Satpol PP Kota Kediri mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih melakukan pendataan dan tindakan edukatif. Selain memberikan tindakan edukatif, pihaknya juga akan mendatangkan kedua orang tua pelajar tersebut dan juga akan menginformasikan perihal apa yang dilakukan pelajar tersebut kepada pihak sekolah. “Nanti kami akan datangkan kedua orang tua dan menginformasikan kepada pihak sekolah,” ujarnya.

Dia tak menampik ketika disinggung terdapat anak pejabat di Kabupaten Kediri yang ikut terjaring razia. Pelajar perempuan yang diduga merupakan anak pejabat itu disinyalir tengah berbuat mesum. Pasalnya ketika pintu di gedor petugas, sejoli itu tak kunjung merespon. Bahkan petugas harus mengulang beberapa kali hingga akhirnya penghuni kos itu keluar. “Ketika keluar bajunya kusut. Menurut pengakuannya memang sudah pernah melakukan hubungan layaknya suami istri,” imbuhnya.

Dikatakan, akan lebih intens melakukan razia di rumah kos dan tempat hiburan lainnya yang disinyalir rawan dijadikan tempat mesum dan peredaran Narkoba. Dia mengapresiasi peran serta masyarakat yang dinilai sangat membantu dalam menekan pergaulan bebas di Kota Kediri yang saat ini cenderung meningkat.

Dia menghimbau kepada masyarakat untuk tidak main hakim sendiri, terhadap banyaknya penghuni kos yang menyalahi aturan dan menggunakan rumah kos tidak sesuai peruntukannya.

“Ini merupakan wujud sinergi antara masyarakat dan petugas. Jangan sampai ada main hakim sendiri seperti yang terjadi di Tangerang Banten. Informasi dan peran serta masyarakat sangat membantu petugas, khususnya dalam menciptakan situasi kondusif di Kota Kediri,” katanya.

Terkait rumah kos itu, Nur akan memeriksa kelengkapan izin operasionalnya. Bila terbukti tidak memiliki izin operasional, maka pihaknya akan mengambil tindakan tegas dimana sanksi terberatnya adalah penyegelan rumah kos. “Selain penghuni kos, pemilik juga kena sanksi karena dianggap lalai,” pungkasnya.

Reporter: Angga Prasetya

Editor: Achmad Saichu

Follow Untuk Berita Up to Date

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.